merah hitam putih modern berita terkini banner youtube

Diskominfo Kaltim Edukasi Pelajar Soal Kejahatan Siber dan Ancaman Intoleransi di Medsos

whatsapp image 2026 02 13 at 13.42.45
Sosialisasi bahaya kejahatan siber dan ancaman intoleransi di dunia maya. (ist/kaltimprov.go.id)

KALTIMVOICE.ID, SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terus berupaya memperkuat literasi digital di kalangan pelajar. Upaya tersebut diwujudkan melalui Seminar Edukasi bertajuk “Transformasi Gim Online dan Ancaman Intoleransi di Media Sosial” yang dilaksanakan Jumat, (13/02/2026) di MA Darul Ihsan.

Penelaah Teknis Kebijakan Diskominfo Kaltim Dafa Ezra menjelaskan pentingnya kesadaran pelajar terhadap keamanan data pribadi di era digital. 

Ia memaparkan berbagai bentuk ancaman kejahatan siber (cybercrime) yang kerap terjadi, seperti peretasan akun, penipuan online, pencurian identitas, malware dan ransomware, phishing, hingga penyebaran hoaks dan cyberbullying yang berpotensi memicu intoleransi di ruang digital.

“Rendahnya literasi digital dapat membuat generasi muda rentan terhadap penyalahgunaan data pribadi, mulai dari pembuatan akun palsu hingga penipuan berbasis digital.” tuturnya.

Oleh karena itu, siswa perlu memahami cara melindungi diri dengan menerapkan langkah-langkah keamanan, di antaranya penggunaan antivirus, autentikasi dua faktor (2FA), penggantian kata sandi secara berkala, serta kewaspadaan terhadap tautan dan pesan mencurigakan.

Selain itu, peserta juga diajak untuk bijak dalam menggunakan media sosial dengan menjaga jejak digital, mengatur privasi akun, serta berpikir sebelum mengunggah konten. 

Dirinya turut menegaskan bahwa pelajar memiliki peran strategis sebagai agen perubahan digital yang mampu menyebarkan konten positif, menangkal hoaks, dan membangun ekosistem digital yang sehat serta toleran.

Melalui kegiatan ini, Diskominfo Kaltim berharap para siswa mampu memanfaatkan teknologi secara aman, cerdas, dan bertanggung jawab, sekaligus menjadi generasi yang adaptif terhadap perkembangan digital serta berkontribusi menciptakan ruang siber yang sehat dan beretika. (kaltimprov.go.id))

Share:

Facebook
Telegram
WhatsApp
X

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *