merah hitam putih modern berita terkini banner youtube

Seragam Gratis Gratispol Mulai Dibagikan Akhir Juli, Tiga Sekolah Unggulan Jadi Tahap Perdana

whatsapp image 2026 07 24 at 16.36.47
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikbud Kaltim, Armin. (Foto: mell/Kaktimvoice.id)

KALTIMVOICE.ID, SAMARINDA – Program seragam sekolah gratis melalui Gratispol Pendidikan yang sempat menjadi sorotan karena belum diterima siswa meski tahun ajaran baru 2026/2027 telah dimulai, dipastikan segera memasuki tahap distribusi.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menargetkan penyaluran perdana dilakukan pada akhir Juli 2026 kepada tiga sekolah unggulan sebelum diperluas ke seluruh SMA, SMK, dan SLB di daerah.

Sebelumnya, keterlambatan distribusi sempat memunculkan pertanyaan dari masyarakat. Banyak siswa kelas X telah mengikuti kegiatan belajar mengajar, sementara paket seragam gratis yang dijanjikan pemerintah belum diterima.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim menjelaskan kondisi tersebut bukan karena program terhenti, melainkan masih berada dalam proses pengadaan dan penyesuaian data penerima di masing-masing sekolah.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikbud Kaltim, Armin, mengatakan seluruh proses saat ini masih berjalan sesuai kontrak pengadaan yang telah disusun pemerintah. Karena itu, distribusi dilakukan secara bertahap agar bantuan benar-benar diterima siswa yang telah terdata.

“Sampai sekarang untuk paket seragam untuk anak kita kelas 10 tahun 2026 ini masih on progress. Jadi kita bekerja berdasarkan kontrak yang sudah disiapkan,” ujarnya belum lama ini.

Tahap pertama penyaluran akan diprioritaskan kepada tiga sekolah yang dinilai paling siap dari sisi administrasi penerimaan peserta didik baru, yakni SMA Negeri 10 Samarinda, SMA Negeri 3 Tenggarong, dan SMA Negeri 2 Sangatta Utara. Ketiga sekolah tersebut lebih dahulu menyelesaikan proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB), sehingga data penerima bantuan sudah dapat diproses.

Armin menjelaskan, percepatan distribusi di tiga sekolah tersebut bukan bentuk perlakuan khusus, melainkan karena kesiapan data siswa baru yang sudah lebih dulu rampung dibanding sekolah lainnya.

“Kenapa tiga sekolah unggulan? Karena mereka sudah siap dari awal datanya. Anak mereka sudah pendaftaran siswa baru lebih dulu, jadi kita cepat proses,” katanya.

Dari tiga sekolah tersebut, jumlah penerima pada tahap awal diperkirakan mencapai sekitar 800 siswa, dengan SMA Negeri 10 Samarinda menjadi sekolah dengan jumlah penerima terbanyak, sekitar 350 siswa.

Setelah distribusi perdana selesai, Disdikbud Kaltim akan melanjutkan pembagian ke sekolah lain secara bertahap.

Pemerintah memperkirakan seluruh penyaluran seragam gratis bagi sekitar 65 ribu siswa baru jenjang SMA, SMK, dan SLB di Kalimantan Timur dapat diselesaikan dalam satu hingga dua bulan ke depan.

“Nah yang lain bertahap. Kita insya Allah mungkin 1–2 bulan semua sudah kelar, ya jelas kita mulai dulu dari tiga sekolah unggulan,” pungkas Armin. (mell)

Share:

Facebook
Telegram
WhatsApp
X

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *