merah hitam putih modern berita terkini banner youtube

Jelang Aksi 21 April, Ketum PB GEPAK dan DPW Kaltim Kompak Serukan Demo Damai: Tanpa Provokasi, Tanpa Anarkisme

whatsapp image 2026 04 18 at 16.18.18 (1)
Ketum pengurus besar gerakan pemuda asli Kalimantan (PB GEPAK) Abraham Ingan, Didampingi oleh H. Ulamansyah , Ketua dewan pimpinan wilayah GEPAK Kaltim (Foto: Mz/Kaltimvoice)

KALTIMVOICE.ID, SAMARINDA – Ketua Umum Pengurus Besar Gerakan Pemuda Asli Kalimantan (PB GEPAK), Abraham Lingan, mengimbau seluruh peserta aksi unjuk rasa yang dijadwalkan berlangsung pada 21 April 2026 di Samarinda agar menjaga ketertiban dan kondusivitas selama kegiatan berlangsung.

Didampingi Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) GEPAK Kalimantan Timur, H. Ulamansyah, Abraham menegaskan pentingnya menciptakan suasana aman dan damai agar aspirasi yang disampaikan dapat diterima dengan baik oleh pihak terkait.

“Peserta aksi diharapkan tidak terprovokasi oleh isu-isu yang tidak bermanfaat bagi persaudaraan di Kalimantan Timur. Mari kita jaga bersama situasi yang aman, damai, dan kondusif,” ujarnya Abraham, Sabtu (18/4/2026).

Ia juga meminta kepada pihak legislatif dan eksekutif untuk menerima aspirasi masyarakat dengan sikap terbuka dan bijak. Menurutnya, unjuk rasa merupakan bagian dari penyampaian pendapat yang harus dihargai sebagai bentuk kontrol sosial demi perbaikan ke depan.

“Harapan kami, apa yang disampaikan dalam aksi tersebut bisa diterima dengan rendah hati dan dijadikan bahan koreksi yang membangun untuk kemajuan bersama,” katanya.

Selain itu, Abraham turut mengingatkan aparat penegak hukum, baik TNI maupun Polri, agar mengedepankan pendekatan humanis dalam mengawal jalannya aksi. Ia menekankan pentingnya menghindari tindakan represif, namun tetap tegas terhadap pihak-pihak yang berpotensi melakukan tindakan anarkis maupun provokasi.

“Kami berharap aparat dapat menjaga situasi dengan kewaspadaan. Jangan represif, tetapi juga jangan membiarkan tindakan anarkis. Harus ada ketegasan agar kondisi tetap terkendali,” tegasnya.

Ia menambahkan, stabilitas keamanan di Kalimantan Timur perlu dijaga bersama mengingat wilayah tersebut kini menjadi kawasan strategis pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang menjadi harapan masa depan Indonesia.

“Sebagai daerah yang tengah berkembang dan menjadi pusat perhatian nasional, kita semua memiliki tanggung jawab menjaga budaya damai dan kondusif di Kalimantan Timur,” pungkasnya. (Mz)

Share:

Facebook
Telegram
WhatsApp
X

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *