merah hitam putih modern berita terkini banner youtube

Demokrat Kaltim Gelar Musda VI, Siap Kembalikan Kejayaan di Benua Etam

img 20260612 wa0023
Jajaran pengurus dan kader Partai Demokrat berfoto bersama usai pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) VI Partai Demokrat Kalimantan Timur di Hotel Mercure Samarinda, Jumat (12/6/2026). (Foto: mell/Kaltimvoice.id)

KALTIMVOICE.ID, SAMARINDA – Partai Demokrat Kalimantan Timur mulai merapatkan barisan menghadapi kontestasi politik mendatang melalui Musyawarah Daerah (Musda) VI yang digelar di Hotel Mercure Samarinda, Jumat (12/6/2026). Forum lima tahunan itu menjadi momentum konsolidasi internal sekaligus langkah awal mengembalikan kejayaan Demokrat di Benua Etam.

Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron, menegaskan Musda bukan sekadar agenda memilih ketua DPD baru, melainkan wadah memperkuat soliditas kader dan membangun kembali kekuatan partai hingga tingkat akar rumput.

Menurutnya, konsolidasi menjadi prasyarat penting bagi Demokrat untuk kembali meraih kemenangan dan memperbesar kontribusi kepada masyarakat. “Musda ini konteksnya adalah konsolidasi. Bagaimana kita menguatkan kembali soliditas dan solidaritas antar kader, membangun silaturahmi, membangun struktur sampai tingkat akar rumput, dan menjemput kemenangan,” ujarnya.

Ia mengatakan, proses Musda akan menghasilkan nama-nama calon Ketua DPD yang selanjutnya diusulkan kepada Ketua Umum Partai Demokrat. Sesuai AD/ART partai, keputusan akhir penetapan ketua berada di tangan Ketua Umum.

“Kalau satu calon ya satu itulah yang nanti akan diproses di DPP. Kalau ada dua calon, ketua umum akan memilih satu yang nanti ditetapkan menjadi Ketua DPD,” katanya.

Herman menilai kepemimpinan baru nantinya akan memegang peran penting dalam membangun kembali kekuatan Demokrat di Kaltim. Ia mengingatkan bahwa partainya pernah mencatat capaian besar, termasuk mengirim dua wakil ke DPR RI dan meraih tujuh kursi di DPRD Kaltim.

Karena itu, semangat mengembalikan capaian tersebut kini menjadi target bersama seluruh kader.“Demokrat Kaltim pernah mengirimkan dua anggota DPR RI. Kami juga pernah meraih tujuh kursi di provinsi. Ini menjadi modal dan semangat yang ingin kami kembalikan,” tegasnya.

Selain konsolidasi internal, Demokrat juga membuka ruang bagi tokoh masyarakat yang ingin bergabung dan berkiprah melalui partai berlambang mercy tersebut. Herman menyebut Demokrat sebagai partai yang inklusif dan terbuka terhadap berbagai kalangan.

“Kami membuka ruang yang sangat lebar bagi tokoh masyarakat yang ingin bergabung dengan Partai Demokrat. Kami berikan karpet biru dan pintu yang lebar, sepanjang bersama-sama menjaga soliditas, solidaritas, dan mematuhi aturan organisasi,” ujarnya.

Bendahara Umum DPP Partai Demokrat, Irwan Fecho, menilai Musda kali ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kesiapan partai menghadapi Pemilu 2029. Ia optimistis kepemimpinan baru nantinya mampu membawa Demokrat lebih dekat dengan masyarakat sekaligus meningkatkan elektabilitas partai di Kaltim.

Menurut Irwan, Demokrat juga akan melakukan evaluasi terhadap berbagai strategi politik yang selama ini dijalankan. Langkah tersebut diperlukan agar partai mampu beradaptasi dengan dinamika politik yang terus berubah.

“Kami akan mengoreksi beberapa strategi, termasuk penyusunan calon-calon ke depan. Untuk menjadi lebih baik, tentu kami harus bisa masuk dalam pusaran kekuasaan, artinya harus terpilih,” ujarnya.

Ia berharap semangat konsolidasi yang dibangun melalui Musda VI dapat menjadi fondasi bagi Demokrat untuk kembali meraih kemenangan di berbagai tingkatan pemilu. “Tema kita jelas, rapatkan barisan, bangun kekuatan, dan rebut kemenangan. Itu yang menjadi semangat bersama kami untuk menghadapi 2029.” pungkasnya. (mell)

Share:

Facebook
Telegram
WhatsApp
X

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *