KALTIMVOICE.ID, SAMARINDA – Isu mengenai adanya penambahan anggaran pada proyek pembangunan terowongan di Kota Samarinda dibantah Wali Kota Samarinda, Andi Harun. Dia memastikan seluruh pembiayaan proyek tersebut tetap mengacu pada skema dan kesepakatan awal yang telah disetujui bersama DPRD.
Penegasan itu disampaikan Andi Harun menanggapi kabar yang beredar di publik terkait dugaan tambahan dana proyek. Ia menjelaskan bahwa tidak ada perubahan anggaran dalam kontrak multiyears yang tengah berjalan.
“Memang ada pengajuan dari konsultan untuk mitigasi jangka panjang di sekitar lereng terowongan, tapi itu di luar kegiatan multi kontrak dan tidak ada hubungannya dengan anggaran proyek terowongan,” jelasnya, Kamis (18/12/2025).
Ia menekankan, anggaran proyek terowongan yang menggunakan skema tahun jamak telah disepakati sejak awal dan akan berakhir sesuai jadwal pada 31 Desember 2025. Seluruh mekanisme penganggaran, kata dia, wajib melalui persetujuan DPRD dan tidak bisa dilakukan sepihak.
“Tidak ada, tidak benar sama sekali ada tambahan anggaran. Semua kegiatan multi years harus melalui kesepakatan DPRD,” tambahnya.
Terkait usulan mitigasi yang diajukan konsultan bersama Dinas PUPR, Andi Harun menjelaskan bahwa hal tersebut bersifat teknis dan ditujukan untuk kepentingan jangka panjang, seperti penurunan elevasi lereng dan penguatan struktur guna meminimalkan potensi longsor.
Namun, kegiatan tersebut berada di luar ruang lingkup proyek terowongan yang sedang dikerjakan.
Menurutnya, pemisahan kegiatan ini penting agar tidak terjadi kesalahpahaman di tengah masyarakat mengenai penggunaan anggaran.
Pemerintah kota, lanjut Andi Harun, tetap berkomitmen menjaga transparansi dan kepatuhan terhadap aturan pengelolaan keuangan daerah. “Kami pastikan tidak ada tambahan anggaran apapun pada kegiatan multi years,” tegasnya.
Sebagai informasi, proyek terowongan Samarinda memiliki nilai anggaran sekitar Rp395 miliar. Sebelumnya sempat beredar dugaan adanya tambahan dana hingga Rp133 miliar, yang kini dibantah langsung oleh Wali Kota. (ns)