KALTIMVOICE.ID, SAMARINDA – Penentuan pengelola Driving Range Golf Segiri masih belum diputuskan. Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda masih membuka ruang bagi seluruh calon mitra untuk memaparkan proposal kerja sama sebelum menetapkan skema pengelolaan fasilitas olahraga tersebut.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Samarinda, Muslimin, mengungkapkan PT Nawasena Kayun Langgeng menjadi pihak pertama yang telah menyampaikan paparan kepada Wali Kota Samarinda. Setelah itu, masih ada dua perusahaan lain yang dijadwalkan mempresentasikan konsep pengelolaannya.
Setiap calon mitra diwajibkan menjelaskan konsep operasional hingga kontribusi yang mampu diberikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Seluruh paparan nantinya menjadi bahan pertimbangan sebelum pemerintah menentukan pengelola Driving Range Segiri.
“Ini baru satu. Sementara masih ada beberapa pihak yang ingin menyampaikan paparan kepada Pak Wali melalui bidang kerja sama. Informasinya ada sampai tiga,” ujar Muslimin, Kamis (2/7/2026).
Setelah seluruh proposal dipresentasikan, Wali Kota akan memimpin pembahasan untuk menilai kelayakan masing-masing penawaran. Dari proses itu akan diputuskan apakah pengelolaan diserahkan kepada pihak ketiga atau justru dijalankan lebih dulu oleh pemerintah daerah.
Sebagai antisipasi, Disporapar telah menyiapkan skenario apabila kewenangan pengelolaan sementara diberikan kepada Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD). Langkah tersebut dinilai dapat menjadi bahan evaluasi untuk mengukur potensi pendapatan Driving Range sebelum nantinya dikerjasamakan dengan investor.
“Salah satu opsi yang kami siapkan adalah pengelolaan sementara oleh UPTD. Dari situ nanti bisa dievaluasi terlebih dahulu berapa potensi pendapatannya sebelum diputuskan bekerja sama dengan investor,” imbuhnya.
Di saat bersamaan, persiapan operasional juga mulai dilakukan. Disporapar menyusun kebutuhan sumber daya manusia, mulai dari manajer operasional, supervisor hingga petugas lapangan, agar fasilitas tersebut siap beroperasi setelah keputusan pengelolaan ditetapkan.
“Kami tengah mempersiapkan sumber daya manusianya dulu. Dalam waktu dekat kami akan membuka lowongan, mulai dari manajer operasional, supervisor sampai petugas di lapangan,” tutup Muslimin. (mell)