merah hitam putih modern berita terkini banner youtube

Pekerja Rentan Belum Seluruhnya Terlindungi, DPRD Minta Cakupan BPJS Ketenagakerjaan Diperluas

whatsapp image 2026 07 10 at 08.01.59
Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Harminsyah. (Foto: mell/Kaltimvoice.id)

KALTIMVOICE.ID, SAMARINDA – Perlindungan jaminan sosial bagi pekerja sektor informal di Kota Samarinda dinilai masih menyisakan pekerjaan rumah.

Hingga kini, banyak pekerja rentan yang belum tercakup dalam program BPJS Ketenagakerjaan, meski mereka menghadapi risiko kerja yang sama besarnya dengan pekerja formal.

Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Harminsyah, mengatakan perluasan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan perlu menjadi perhatian serius pemerintah.

Menurutnya, kelompok pekerja rentan seperti buruh harian, pedagang kecil, hingga pekerja lepas masih membutuhkan kepastian perlindungan apabila mengalami kecelakaan kerja maupun risiko lainnya.

Di sisi lain, DPRD juga masih menerima berbagai aduan masyarakat terkait pelayanan BPJS Ketenagakerjaan yang dinilai belum sepenuhnya optimal. Kondisi tersebut menunjukkan masih adanya persoalan yang perlu dibenahi, baik dari sisi layanan maupun cakupan kepesertaan.

“Kalau BPJS ini memang ada banyak keluhan-keluhan yang belum terselesaikan,” ujarnya.

Ia menilai jaminan sosial ketenagakerjaan tidak hanya berfungsi sebagai perlindungan saat terjadi musibah, tetapi juga menjadi bentuk kehadiran negara dalam memberikan rasa aman bagi masyarakat yang menggantungkan penghidupan dari sektor informal.

Meski demikian, Harminsyah mengakui upaya memperluas kepesertaan tidak dapat dilakukan secara instan. Keterbatasan kemampuan fiskal daerah masih menjadi tantangan yang harus dihadapi pemerintah dalam mengakomodasi seluruh pekerja rentan.

“Pekerja-pekerja rentan itu belum semuanya bisa ter-cover. Tentu kita juga meminta agar itu bisa di-cover semuanya,” katanya.

Karena itu, ia berharap perluasan perlindungan dilakukan secara bertahap dengan tetap menempatkan pekerja rentan sebagai kelompok yang diprioritaskan, sehingga semakin banyak masyarakat memperoleh akses terhadap jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Kita berharap agar itu bisa di-cover semuanya. Tetapi kita juga menyadari bahwa keterbatasan anggaran pemerintah menjadi hal yang harus dimaklumi,” pungkasnya. (mell/Adv35/dprdsamarinda)

Share:

Facebook
Telegram
WhatsApp
X

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *