KALTIMVOICE.ID, SAMARINDA – Kondisi lampu penerangan jalan umum (LPJU) di sejumlah ruas jalan protokol Kota Samarinda dinilai sudah mendesak untuk diremajakan.
Selain banyak titik yang masih minim pencahayaan, sejumlah tiang lampu juga dianggap tidak lagi layak sehingga perlu segera mendapat perhatian pemerintah.
Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar, menilai persoalan penerangan jalan bukan sekadar soal estetika kota, tetapi juga menyangkut keselamatan dan kenyamanan masyarakat yang melintas, terutama pada malam hari.
Ia menyoroti sedikitnya tiga ruas jalan protokol yang hingga kini masih tampak gelap, yakni Jalan Pahlawan, Jalan Sutomo, dan Jalan S. Parman.
“Kalau kita lihat sampai hari ini masih ada tiga ruas jalan protokol yang gelap, yaitu Pahlawan, Sutomo, dan S. Parman. Ini kan wajah Kota Samarinda. Jangan sampai jalan protokol justru masih minim penerangan,” ujarnya di Kantor DPRD Samarinda, Jum’at (10/7/2026).
Menurut Deni, kondisi tersebut semakin memprihatinkan lantaran sejumlah tiang LPJU di kawasan itu juga telah menua dan tidak lagi representatif. Karena itu, ia meminta peremajaan dilakukan secara menyeluruh, bukan hanya mengganti lampunya.
“Tiangnya juga sudah tidak layak. Artinya memang sudah saatnya dilakukan peremajaan di tiga ruas jalan itu,” katanya.
Selain ruas jalan protokol, Komisi III juga memberi perhatian terhadap penerangan di Jembatan Mahkota II. Selama ini kawasan tersebut kerap dikeluhkan masyarakat karena minim pencahayaan sehingga dinilai berpotensi memicu kecelakaan maupun gangguan keamanan.
Deni mengungkapkan Dinas Perhubungan menargetkan perbaikan lampu penerangan di Jembatan Mahkota II mulai dikerjakan dalam waktu dekat.
“Insyaallah bulan depan sudah mulai dikerjakan lampu jalan utamanya sehingga bisa menyala kembali. Ini juga menjadi atensi kami karena banyak kejadian yang tidak kita inginkan terjadi di sepanjang Jembatan Mahkota II,” ungkapnya.
Ia berharap peremajaan LPJU tidak berhenti di beberapa titik saja, melainkan menjadi program berkelanjutan agar seluruh ruas jalan utama di Samarinda memiliki penerangan yang memadai.
“Jangan sampai jalan-jalan utama kita tetap gelap. Penerangan jalan ini kebutuhan dasar masyarakat dan harus menjadi prioritas pemerintah,” tutupnya. (mell/Adv40/dprdsamarinda)