merah hitam putih modern berita terkini banner youtube

Nikah Tanpa Ribet di Samarinda, Akad dan Konsumsi Gratis di Mal Pelayanan Publik

img 20260103 wa0010
Gedung Mal Pelayanan Publik (MPP) Samarinda. (ns/kaltimvoice)

KALTIMVOICE.ID, SAMARINDA — Pemerintah Kota Samarinda mulai menggeser wajah pelayanan publik dari yang kaku dan birokratis menjadi lebih ramah serta dekat dengan kebutuhan masyarakat. Perubahan itu diwujudkan melalui optimalisasi Mal Pelayanan ublik (MPP) Samarinda yang kini tak hanya melayani administrasi, tetapi juga kebutuhan sosial warga.

Asisten II Pemkot Samarinda, Marnabas Patiroy, mengungkapkan masih banyak masyarakat yang belum sepenuhnya menyadari kemudahan yang tersedia di MPP. Padahal, berbagai layanan strategis telah dirancang agar bisa diakses cepat dalam satu lokasi.

Menurutnya, salah satu contoh layanan yang kerap disalahpahami adalah pengurusan STNK.

Proses yang selama ini dianggap rumit, justru dapat diselesaikan dalam waktu singkat jika dilakukan di MPP. “Urus STNK itu sebenarnya tidak lama. Kurang dari satu jam sudah selesai kalau datang ke MPP,” ujar Marnabas, Sabtu (3/1/2026).

Lebih jauh, MPP dirancang sebagai pusat layanan terpadu yang memutus kebiasaan warga berpindah-pindah kantor. Seluruh instansi yang berkaitan dengan kebutuhan dasar masyarakat ditempatkan dalam satu sistem pelayanan yang terintegrasi.

Tak berhenti pada urusan administrasi, Pemkot Samarinda juga menghadirkan layanan yang menyentuh sisi sosial masyarakat, salah satunya fasilitas pernikahan gratis. Program ini disiapkan untuk membantu warga yang ingin melangsungkan pernikahan sederhana tanpa beban biaya tambahan. “Tempat akad sudah tersedia, termasuk konsumsi untuk tamu terbatas. Pelaksanaannya diatur agar tetap nyaman dan tertib,” kata Marnabas.

Ia menegaskan, mekanisme pernikahan tetap mengikuti aturan yang berlaku. Setelah administrasi dari kelurahan rampung, pasangan calon pengantin hanya perlu datang ke MPP sesuai jadwal yang telah disepakati.

Sejak diresmikan pada 2019, MPP Samarinda terus mengalami pengembangan. Saat ini, terdapat 936 jenis layanan dari 49 tenant yang berasal dari 31 instansi, mulai dari imigrasi, perpajakan, perbankan, PLN, PDAM, BPJS, hingga layanan perizinan usaha. “Semua kebutuhan itu ada di satu tempat. Ini yang ingin kami dorong agar masyarakat lebih memanfaatkan MPP,” ucapnya.

Sebagai pelengkap fungsi layanan, Pemkot Samarinda juga menghadirkan ruang baca di area MPP.

Mulai awal tahun, pengunjung yang meluangkan waktu membaca akan mendapatkan apresiasi sederhana sebagai bentuk dorongan literasi. “Kami ingin MPP menjadi ruang publik yang bukan hanya cepat, tapi juga nyaman dan memberi nilai tambah bagi masyarakat,” pungkasnya. (ns)

Share:

Facebook
Telegram
WhatsApp
X

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *