merah hitam putih modern berita terkini banner youtube

Imbas Perang di Timur Tengah, Kemenhaj Kaltim Imbau Warga Tunda Rencana Umrah

img 1750
Plt. Kepala Kanwil Kemenhaj Kaltim, Mohlis Hasan. (sumber: kaltimprov.go.id)

KALTIMVOICE.ID, SAMARINDA – Situasi konflik yang terjadi di Timur Tengah semakin berdampak luas pada risiko penerbangan. Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Kalimantan Timur mengimbau seluruh calon jemaah untuk menunda sementara perjalanan ibadah umrah.

Plt. Kepala Kanwil Kemenhaj Kaltim, Mohlis Hasan, menyatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi intensif dengan Kemenhaj RI. Berdasarkan arahan pusat, otoritas daerah diminta lebih waspada dalam memantau keberangkatan jemaah demi menjamin keselamatan.

Mohlis menekankan bahwa alasan utama penundaan ini adalah belum terjaminnya keamanan jalur udara di wilayah terdampak konflik. Berdasarkan informasi dari pusat, ada imbauan agar jemaah mempertimbangkan penundaan keberangkatan atau mengikuti arahan ketat dari maskapai penerbangan. 

“Kami menyarankan masyarakat menahan diri demi keselamatan, mengingat beberapa negara di Timur Tengah sempat menutup wilayah udaranya,” ujar Mohlis di Samarinda, Kamis (5/3/2026).

Ia menambahkan bahwa maskapai penerbangan seperti Saudia Airlines atau Garuda Indonesia merupakan pihak yang memiliki informasi paling akurat mengenai keamanan rute penerbangan menuju Tanah Suci.

Penundaan keberangkatan ini sangat beralasan karena dalam kaidah keagamaan, perjalanan spiritual yang tidak terjamin tingkat keamanannya dapat secara langsung menggugurkan kewajiban pelaksanaan ibadah haji maupun umrah.

Mengingat intensitas keberangkatan umrah biasanya melonjak tajam menjelang sepuluh hari terakhir bulan Ramadan (Lailatul Qadar), Kemenhaj Kaltim meminta agen perjalanan dan jemaah lebih proaktif memantau perkembangan situasi.

“Syarat mutlak kelayakan beribadah ke Tanah Suci tidak hanya mencakup kriteria sehat jasmani dan mumpuni secara finansial, tetapi juga mewajibkan adanya jaminan keselamatan di sepanjang perjalanan,” pungkas Mohlis.

(sumber: kaltimprov.go.id)

Share:

Facebook
Telegram
WhatsApp
X

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *