merah hitam putih modern berita terkini banner youtube

Dinkes Kutim Perketat Pengawasan Jajanan Sekolah, Pastikan Bebas dari Bahan Berbahaya

img 20251124 wa0005
Kepala Dinas Kesehatan Kutim, Sumarno.

KALTIMVOICE.ID, SANGATTA – Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Timur (Kutim) memperketat pengawasan keamanan pangan di wilayahnya, terutama terhadap jajanan anak sekolah dan makanan olahan yang dijual di warung. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh makanan yang dikonsumsi masyarakat bebas dari bahan berbahaya seperti boraks, formalin, dan pewarna tekstil.

Kepala Dinas Kesehatan Kutim, Sumarno, mengatakan pengawasan dilakukan secara rutin oleh tim kesehatan lingkungan dari puskesmas di setiap kecamatan. “Kami ingin memastikan makanan yang dijual ke anak-anak benar-benar aman. Tidak boleh ada lagi jajanan yang mengandung bahan berbahaya,” ujarnya, Senin (24/11/2025).

Tim pengawas melakukan pemeriksaan lapangan dan uji cepat laboratorium terhadap berbagai sampel makanan yang diambil dari kantin sekolah, pasar, hingga warung sekitar pemukiman. Bila ditemukan indikasi bahan berbahaya, tindakan langsung dilakukan bersama pihak terkait.

Selain pengawasan, Dinas Kesehatan juga melakukan pembinaan dan edukasi kepada para pedagang tentang pentingnya keamanan pangan. “Kami tidak hanya menindak, tapi juga membina. Kalau pedagang paham risikonya, mereka akan ikut menjaga,” kata Sumarno.

Untuk memperkuat pengawasan, Dinas Kesehatan bekerja sama dengan Dinas Perdagangan dan Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Samarinda. Kolaborasi ini memungkinkan tindakan cepat dan koordinasi lintas sektor bila ditemukan pelanggaran.

Menurut Sumarno, langkah ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang pemerintah daerah dalam melindungi anak-anak dari ancaman makanan berbahaya. “Kesehatan anak adalah investasi masa depan. Kami ingin memastikan mereka tumbuh sehat dari hal sederhana, yaitu apa yang mereka makan setiap hari,” tegasnya.

Dengan sistem pengawasan yang ketat dan edukasi menyeluruh, Kutim menegaskan komitmennya membangun budaya konsumsi pangan yang aman dan sehat di seluruh lapisan masyarakat. (adv/diskominfokutim/yud)

Share:

Facebook
Telegram
WhatsApp
X

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *