merah hitam putih modern berita terkini banner youtube

Empat Layanan Dasar SPM Jadi Fokus Dinsos Kaltim Tangani Korban Bencana

img 20251216 wa0004
Kepala Dinsos Kaltim, Andi Muhammad Ishak.(ns/kaltimvoice)

KALTIMVOICE.ID SAMARINDA – Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Kalimantan Timur memperkuat pelaksanaan Standar Pelayanan Minimal (SPM) dalam penanganan warga terdampak bencana dengan memaksimalkan empat layanan dasar utama. Upaya ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan paling mendasar masyarakat tetap terpenuhi sejak masa tanggap darurat hingga fase pemulihan pascabencana.

Empat layanan dasar tersebut meliputi pemenuhan permakanan, sandang, penyediaan tempat penampungan sementara, serta layanan dukungan psiko-sosial. Seluruh langkah penanganan dijalankan secara terpadu karena penanggulangan bencana di Kalimantan Timur bersifat lintas sektor dan berada di bawah koordinasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Kepala Dinsos Kaltim, Andi Muhammad Ishak, menyampaikan bahwa pihaknya menitikberatkan peran pada pemenuhan kebutuhan dasar korban bencana. “Kami memfokuskan layanan pada penyediaan makanan, sandang, hunian sementara, serta dukungan psiko-sosial agar warga terdampak dapat bertahan dan berangsur pulih,” ujarnya pada Selasa (16/12/2025).

Ia menegaskan, koordinasi dan komunikasi lintas sektor menjadi kunci utama agar tidak terjadi tumpang tindih kewenangan di lapangan. Hal tersebut penting mengingat adanya irisan tugas teknis antara Dinsos dan BPBD. “Dengan pembagian peran yang jelas, pemerintah dapat memastikan setiap pihak menjalankan fungsinya secara efektif,” jelas Andi.

Dalam aspek logistik, Dinsos Kaltim menjamin ketersediaan permakanan bagi warga terdampak agar tidak mengalami kesulitan pangan selama masa darurat. Selain itu, distribusi sandang juga menjadi prioritas dengan perhatian khusus pada kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, perempuan, serta penyandang disabilitas. “Kami telah menyiagakan sekitar 17.000 paket logistik kebencanaan untuk mendukung kebutuhan masyarakat terdampak,” ungkapnya.

Selain logistik, Dinsos Kaltim juga menyiapkan tenda dan fasilitas penampungan sementara bagi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat kerusakan rumah. Tak hanya kebutuhan fisik, layanan dukungan psiko-sosial turut diberikan untuk membantu memulihkan kondisi mental korban, baik saat kejadian berlangsung maupun pada fase pascabencana.

Andi menambahkan, keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat serta relawan tangguh seperti Taruna Siaga Bencana (Tagana) dan Pramuka Peduli Bencana memiliki peran penting dalam mempercepat proses penanganan di lapangan.(ns)

Share:

Facebook
Telegram
WhatsApp
X

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *