merah hitam putih modern berita terkini banner youtube

Dishub Samarinda Uji Coba Car Free Night Perdana di Jalan Kusuma Bangsa Besok Malam, Dorong Pengurangan BBM Subsidi

whatsapp image 2026 04 17 at 14.49.09
Suasana malam di Jalan Kesuma Bangsa yang menjadi lokasi pertama uji coba car free night (CFN) di Samarinda. (Foto: mell/Kaltimvoice.id)

KALTIMVOICE.ID, SAMARINDA — Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda berencana menggelar uji coba car free night (CFN) perdana di Jalan Kusuma Bangsa pada Sabtu (18/4/2026) malam. Program ini menjadi langkah awal pemerintah kota (Pemkot) mendorong pengurangan penggunaan kendaraan berbahan bakar fosil sekaligus memperluas ruang aktivitas masyarakat di malam hari.

CFN akan dimulai pukul 19.30-23.00 Wita lalu dilanjutkan dengan kegiatan car free day (CFD) rutin Minggu pagi di ruas jalan yang sama.

Kepala Dishub Samarinda, Hotmarulitua Manalu menjelaskan program ini merupakan tindak lanjut arahan pemerintah pusat terkait upaya efisiensi energi, khususnya penggunaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi. “Ide CFN muncul saat rapat hari Selasa kemarin. Ini menindaklanjuti arahan Presiden soal efisiensi energi BBM. Karena ada subsidi negara di BBM kendaraan bermotor, maka kita lakukan pengurangan mobilitas kendaraan,” jelas Manalu, Jumat (17/4/2026).

Selama ini, CFD di Jalan Kusuma Bangsa telah berjalan sekitar tiga tahun. Dalam evaluasi terbaru bersama pihak kepolisian lalu lintas, Dishub sempat mengkaji penambahan titik CFD di beberapa ruas jalan lain di Samarinda. Beberapa lokasi yang direncanakan antara lain kawasan Citra Niaga, Jalan Agus Salim, dan Jalan Anggi. Sementara rencana di Jalan Abul Hasan untuk sementara ditunda karena dinilai belum maksimal dari sisi kesiapan.

Untuk uji coba perdana CFN di Jalan Kusuma Bangsa, Dishub juga akan melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal. Tercatat sekitar 270 tenant telah menyatakan kesiapan berpartisipasi. “Antusiasme UMKM cukup tinggi. Sekitar 270 tenant sudah mendaftar. Ini menunjukkan kegiatan malam hari juga punya potensi besar,” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, kendaraan bermotor tidak diperbolehkan melintas di ruas jalan tersebut. Masyarakat diimbau datang dengan berjalan kaki atau bersepeda sebagai bentuk dukungan terhadap pengurangan konsumsi BBM subsidi. Lokasi parkir sementara disiapkan di kawasan GOR Segiri dan GO Mall Samarinda.

“Kalau bisa masyarakat datang dengan berjalan kaki atau bersepeda. Ini bentuk kontribusi Samarinda ikut mengendalikan penggunaan BBM subsidi,” katanya.

Dishub menargetkan kegiatan CFN dapat digelar rutin setiap pekan apabila hasil uji coba berjalan lancar. Selain mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, kegiatan ini juga diharapkan berdampak pada kualitas udara di kawasan pusat kota.

Meski demikian, Dishub mengakui efektivitas pengurangan emisi belum dapat diukur secara teknis karena keterbatasan alat pemantauan kualitas udara di sekitar lokasi kegiatan. “Memang belum bisa diukur secara pasti, tapi minimal di ruas itu kendaraan tidak ada, sehingga kualitas udara relatif lebih baik dibanding ruas lain yang masih dilalui kendaraan,” jelasnya.

Pemilihan Jalan Kusuma Bangsa sebagai lokasi uji coba juga mempertimbangkan akses alternatif lalu lintas yang masih tersedia di sekitarnya, sehingga dampak kemacetan diharapkan tetap terkendali. Ke depan, Dishub berharap kebiasaan masyarakat menggunakan kendaraan pribadi perlahan bisa berubah dan transportasi publik di Samarinda semakin berkembang.

“Kemacetan itu salah satu penyebab pemborosan BBM. Harapannya nanti masyarakat punya pilihan moda transportasi selain kendaraan pribadi.” pungkas Manalu. (mell)

Share:

Facebook
Telegram
WhatsApp
X

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *