merah hitam putih modern berita terkini banner youtube

Ada Program GratisPol Pemprov, Pemkab Tetap Pertahankan Beasiswa Kutim Tuntas

img 20251106 wa0030
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bagian Kesra Kutim, Muhammad Samsudin (yud/kaltimvoice.id)

KALTIMVOICE.ID, KUTAI TIMUR – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) memastikan komitmennya mendukung pendidikan tinggi bagi putra-putri daerah tetap menjadi prioritas utama. Melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Pemkab Kutim menegaskan tidak akan menghentikan program bantuan pendidikan yang telah berjalan, meskipun Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) telah meluncurkan program kuliah gratis atau GratisPol.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bagian Kesra Kutim, Muhammad Samsudin mengatakan, program beasiswa daerah tetap dilanjutkan karena memiliki mekanisme dan sasaran yang berbeda dengan program dari pemerintah provinsi.

“Yang saya tahu, GratisPol itu langsung ke lembaga pendidikannya, bukan ke mahasiswanya. Dan itu khusus untuk mahasiswa baru. Bantuan yang diberikan berupa UKT mahasiswa baru,” ujarnya, Rabu (5/11/2025).

Ia menjelaskan, program kuliah gratis yang digagas Pemprov Kaltim memiliki petunjuk pelaksanaan dan teknis tersendiri. Pemkab Kutim masih menunggu hasil koordinasi dengan pihak perguruan tinggi dan Pemprov Kaltim agar tidak terjadi tumpang tindih antara kedua program tersebut.

“Kita harus lihat dulu juknisnya karena di program GratisPol ada aturan tersendiri, dan di Kesra juga ada mekanisme sendiri. Jadi, perlu koordinasi dulu dengan perguruan tinggi dan pihak provinsi,” jelasnya.

Ia juga memaparkan, Pemkab Kutim saat ini menjalankan dua jenis bantuan pendidikan, yakni Beasiswa Kutim Tuntas dan Beasiswa Stimulan. “Kalau beasiswa Kutim Tuntas, mahasiswa bisa mendaftar mulai semester dua dan akan dibantu sampai selesai kuliah. Sedangkan beasiswa stimulan hanya diberikan satu kali,” katanya.

Menurut Samsudin, Beasiswa Kutim Tuntas ditujukan bagi mahasiswa aktif yang membutuhkan dukungan hingga lulus, sementara Beasiswa Stimulan bersifat bantuan sementara dalam satu tahun anggaran.

Pemkab Kutim melalui Bagian Kesra berkomitmen menjaga keberlanjutan kedua program tersebut agar tepat sasaran dan memberi manfaat luas bagi mahasiswa daerah. Langkah ini menjadi bentuk nyata perhatian pemerintah daerah terhadap peningkatan sumber daya manusia (SDM), sekaligus menegaskan peran daerah dalam mencetak generasi muda Kutai Timur yang berpendidikan, mandiri, dan berdaya saing tinggi di masa depan. (yud)

Share:

Facebook
Telegram
WhatsApp
X

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *