merah hitam putih modern berita terkini banner youtube

Pemprov Kaltim Rinci Anggaran Rp25 Miliar, Disusun Sejak 2024, Hanya Rp3 M untuk Rumah Gubernur

img 20260505 wa0001
Forum jumpa pers yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim, Selasa (5/5/2026). (Foto: mell/Kaltimvoice.id)

KALTIMVOICE.ID, SAMARINDA — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur merinci struktur anggaran Rp25 miliar dalam forum jumpa pers yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim, Selasa (5/5/2026). Anggaran tersebut ditegaskan merupakan pagu perencanaan dalam Rencana Umum Pengadaan (RUP) yang disusun sejak 2024 dengan porsi rehabilitasi rumah jabatan gubernur hanya sekitar Rp3 miliar.

Dalam pemaparannya, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Umum Setda Kaltim, Astri Intan Nirwany, menjelaskan bahwa angka Rp25 miliar bukan untuk satu kegiatan tunggal, melainkan akumulasi puluhan paket belanja yang tersebar pada berbagai kebutuhan fasilitas.

“Kalau dilihat di RUP memang terlihat satu angka besar, padahal di dalamnya terdiri dari banyak paket kegiatan, bukan hanya untuk rumah jabatan gubernur saja,” ujarnya.

Ia merinci, total anggaran tersebut mencakup sekitar 57 paket belanja dari anggaran murni dan perubahan. Namun, dua paket tidak direalisasikan sehingga tersisa sekitar 55 paket kegiatan. “Yang untuk rumah jabatan gubernur sendiri kurang lebih sekitar Rp3 miliar. Sisanya itu untuk rehabilitasi gedung lain dan pengadaan sarana-prasarana pendukung,” jelasnya.

Menurut Astri, angka Rp25 miliar yang tercantum dalam RUP juga belum mencerminkan nilai realisasi akhir karena masih melalui proses pengadaan dan negosiasi. Ia menambahkan, perencanaan anggaran tersebut telah disusun sejak 2024 sebagai bagian dari tugas biro umum dalam menyiapkan fasilitas rumah jabatan, bahkan sebelum diketahui siapa gubernur terpilih.

“Ini sudah kami rencanakan sebelumnya untuk memastikan fasilitas siap digunakan oleh pimpinan daerah,” ujarnya.

Perencanaan itu, lanjutnya, didasarkan pada hasil evaluasi kondisi bangunan di kawasan rumah jabatan yang dinilai memerlukan perbaikan. Sejumlah fasilitas dilaporkan mengalami kerusakan, mulai dari instalasi listrik, sistem air, hingga kebocoran saat cuaca ekstrem. “Kondisinya memang banyak yang perlu diperbaiki, bahkan sempat terjadi genangan di beberapa bagian bangunan saat hujan deras,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Diskominfo Kaltim, Muhammad Faisal, mengingatkan agar publik melihat keseluruhan anggaran tersebut secara utuh sebagai satu kesatuan kebutuhan fasilitas, bukan secara parsial. “Yang perlu dipahami, angka Rp25 miliar itu adalah pagu dari berbagai paket kegiatan, bukan satu proyek tunggal untuk rumah jabatan gubernur.” tandas Faisal. (mell)

Share:

Facebook
Telegram
WhatsApp
X

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *