KALTIMVOICE.ID, SAMARINDA – Pasangan Wiwid Mahaendra dan Sobirin berhasil keluar sebagai juara turnamen bulu tangkis ganda putra yang digelar dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 di Hidden Sports Club Citraland, Samarinda, Selasa (23/6/2026).
Turnamen ini mempertemukan sejumlah peserta dari berbagai unsur, mulai dari kecamatan, TNI hingga kalangan wartawan. Sejak babak penyisihan, Wiwid dan Sobirin tampil konsisten hingga mampu menembus partai final.
Pada laga puncak, pertandingan berlangsung sengit. Kedua pasangan saling beradu strategi dan ketahanan fisik setelah menjalani serangkaian pertandingan sejak fase awal turnamen. Kondisi itu membuat duel berlangsung ketat hingga harus ditentukan melalui pertarungan tiga set.
Dalam pertandingan yang menguras tenaga tersebut, Wiwid dan Sobirin akhirnya berhasil mengamankan kemenangan sekaligus mengukuhkan diri sebagai juara turnamen.
Wiwid Mahaendra mengakui tantangan terbesar yang dihadapi pada partai final adalah faktor fisik. Menurutnya, stamina menjadi ujian tersendiri setelah bertanding dalam beberapa laga sejak babak penyisihan.
“Fisik masih jauh, saya habis betul. Untung pasangan saya masih kencang,” ujarnya usai pertandingan.

Ia mengatakan, sejak awal dirinya hanya berniat berpartisipasi untuk memeriahkan turnamen. Namun ketika berhasil melaju hingga partai final, ia dan pasangannya berupaya tampil maksimal demi meraih hasil terbaik.
“Ini sebenarnya hanya ikut memeriahkan. Kita partisipasi saja. Kalau sampai ke final, ya habis-habisan juga kita mainnya,” katanya.
Menurut Wiwid, pertandingan final berlangsung seimbang sehingga kedua pasangan harus mengerahkan seluruh kemampuan yang dimiliki. Bahkan di beberapa momen dirinya mengaku hampir menyerah karena kondisi fisik yang mulai menurun.
“Tadi seimbang semua. Saya sudah mau habis, sudah mau menyerah. Tapi karena pasangan saya masih kuat, akhirnya saya terus paksa,” ungkapnya.
Meski berhasil meraih gelar juara, Wiwid menilai masih banyak hal yang perlu ditingkatkan, terutama dari sisi kebugaran fisik. Ia berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi untuk terus berlatih dan meningkatkan performa pada ajang berikutnya.
“Perasaan setelah juara tentu senang. Tapi masih perlu kita tingkatkan lagi. Fisik masih jauh,” tuturnya.
Kemenangan tersebut sekaligus menutup perjalanan impresif Wiwid dan Sobirin yang mampu menjaga konsistensi permainan sejak babak awal hingga partai final. Kerja sama yang solid serta kemampuan mengelola strategi di tengah tekanan pertandingan menjadi kunci keberhasilan keduanya meraih gelar juara dalam turnamen yang digelar untuk memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. (MZhra)