desain sukseskan kukar idaman terbaik

Kejar Super League dan AFC, Dispora Kaltim Percepat Pembenahan Lampu Stadion Segiri

img 20260624 wa0002
Ket. Foto: Gor Segiri Samarinda. (Foto: mell/Kaltimvoice.id)

KALTIMVOICE, SAMARINDA — Waktu terus berjalan menuju bergulirnya Super League pada September dan kompetisi Asian Football Confederation (AFC) pada Oktober mendatang. Di tengah tenggat yang semakin dekat, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mulai mempercepat pembenahan pencahayaan Stadion Segiri agar kandang Borneo FC itu siap menggelar laga-laga bergengsi musim ini.

Salah satu langkah yang disiapkan ialah memindahkan lampu dari Stadion Palaran ke Stadion Segiri. Upaya tersebut merupakan tindak lanjut komitmen Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud untuk membenahi kualitas pencahayaan stadion kebanggaan masyarakat Kota Tepian itu.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dispora Kaltim, Rasman Rading, mengatakan percepatan dilakukan karena proses pemindahan lampu membutuhkan waktu yang tidak singkat, mulai dari pembongkaran, mobilisasi hingga pemasangan kembali.

“Kita ingin memastikan apakah pemindahan lampu ini betul-betul bisa disegerakan. Karena kan butuh waktu, proses pembongkaran, pemindahan, pemasangan kembali, termasuk menghitung biaya yang dibutuhkan,” ujarnya.

Menurut Rasman, lampu yang saat ini terpasang di Stadion Palaran masih memiliki kualitas yang cukup baik untuk dimanfaatkan kembali. Selain mengoptimalkan aset pemerintah yang sudah ada, fasilitas tersebut dinilai dapat menjadi solusi cepat untuk meningkatkan kualitas pencahayaan Stadion Segiri.

Ia menjelaskan, sistem pencahayaan di Stadion Palaran memiliki kapasitas sekitar 1.800 lux. Namun setelah dilakukan pengujian teknis, kebutuhan pencahayaan di Segiri ternyata belum sepenuhnya dapat dipenuhi hanya dengan memindahkan lampu tersebut.

“Setelah dites oleh tim, ternyata masih ada kekurangan. Kurang delapan titik lagi untuk memenuhi kebutuhan pencahayaan yang ideal,” katanya.

Kondisi itu membuat Pemprov Kaltim harus menyiapkan skema tambahan, baik melalui pengadaan baru maupun sumber pendanaan lain di luar APBD.

Rasman mengungkapkan salah satu opsi yang tengah dikaji adalah pemanfaatan dana Corporate Social Responsibility (CSR). Langkah tersebut dinilai penting agar proses pembenahan tidak terhambat oleh keterbatasan waktu.

“Kami sudah mendapat arahan Pak Gubernur. Segala cara akan kita lakukan supaya ini bisa segera selesai. Bisa melalui APBD, bisa juga melalui CSR kalau memungkinkan,” ujarnya.

Di tengah upaya percepatan tersebut, Rasman menegaskan pembenahan Stadion Segiri tidak hanya mengejar target waktu, tetapi juga kualitas hasil pekerjaan.

Karena itu, setiap tahapan pelaksanaan nantinya akan melibatkan rekomendasi dan pengawasan langsung dari Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) agar sesuai dengan standar pertandingan profesional.

Langkah tersebut, kata Rasman, penting untuk memastikan pembangunan berjalan tepat sasaran dan tidak berujung pada perbaikan berulang yang menghabiskan waktu maupun anggaran. “Kalau ada pelaksanaan dan pengadaan, harus ada rekomendasi dan pengawasan langsung dari PSSI. Jangan sampai kita membangun tanpa koordinasi dengan ahlinya,” pungkasnya. (mell)

Share:

Facebook
Telegram
WhatsApp
X

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *