merah hitam putih modern berita terkini banner youtube

Empat Puskesmas Samarinda Diresmikan Serentak, Harapan Baru Raih Akreditasi Paripurna

whatsapp image 2026 08 31 at 15.53.07
Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menandatangani prasasti peresmian peningkatan fasilitas kesehatan di Samarinda, didampingi Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri, Senin (31/8/2026). (Foto: mell/Kaltimvoice.id)

KALTIMVOICE.ID, SAMARINDA – Puskesmas Harapan Baru di Samarinda melesat dari kondisi yang sebelumnya jauh dari layak menjadi fasilitas kesehatan berpredikat tertinggi.

Puskesmas ini meraih akreditasi Paripurna dari Kementerian Kesehatan usai menjalani transformasi menyeluruh, bersamaan dengan tiga puskesmas lain yang turut diresmikan Wali Kota Samarinda Andi Harun, Senin (31/8/2026).

Selain empat puskesmas Harapan Baru, Sungai Kapih, Bantuas, dan Mangkupalas Pemkot Samarinda juga meresmikan Gedung Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) RSUD I. A Moeis, gedung gizi rumah sakit, serta Gedung Promosi Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Samarinda. Seluruhnya diresmikan dalam satu agenda di Gedung KIA RSUD Moeis.

Andi Harun tak menyembunyikan kebanggaannya atas capaian Puskesmas Harapan Baru. Ia menyebut lompatan akreditasi tersebut sebagai bukti nyata keberhasilan transformasi layanan kesehatan di Samarinda.

“Puskesmas ini sama sekali kurang layak, tapi setelah kita melakukan transformasi bukan naik satu dua tingkat, tapi langsung mendapatkan akreditasi Paripurna,” kata Andi Harun.

Peresmian sejumlah fasilitas sekaligus, menurut dia, bukan tanpa alasan. Menggelar seremoni satu per satu untuk tiap gedung dinilai boros anggaran, sehingga pemerintah kota memutuskan memusatkannya dalam satu waktu.

Di RSUD I.A Moeis, Gedung KIA yang baru diresmikan disebut punya potensi dikembangkan lebih jauh. Andi Harun mengungkapkan, dokter di rumah sakit tersebut sempat mengusulkan agar fasilitas ini bisa merambah layanan bayi tabung program yang di Kalimantan saat ini baru tersedia di Kalimantan Barat.

Untuk mewujudkan itu, dibutuhkan tambahan investasi sekitar Rp10-12 miliar. Andi Harun mengaku sudah meminta jajarannya menyiapkan proposal, dengan harapan anggaran itu bisa direalisasikan tahun depan.

“Kita perlu mengadakan tambahan fasilitas medis dengan kurang lebih sekitar 10 sampai 12 miliar. Dan kita akan memberikan dukungan itu,” tuturnya.

Jika rencana itu terwujud, warga Kaltim tak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke luar daerah untuk mendapatkan layanan bayi tabung cukup datang ke RSUD Moeis.

Gedung gizi yang turut diresmikan juga disebut Andi Harun sebagai bagian penting dari proses pemulihan pasien. Baginya, kesembuhan pasien tak melulu soal obat, melainkan juga asupan nutrisi yang terukur dan memenuhi standar higienis, sehingga produksi gizi pasien kini dikelola langsung di rumah sakit.

Andi Harun kemudian menyinggung soal efisiensi anggaran yang menjadi kunci di balik terealisasinya sejumlah proyek kesehatan tersebut. Ia menegaskan, pemangkasan anggaran perjalanan dinas serta belanja makan-minum di lingkungan Pemkot Samarinda kini telah menembus angka lebih dari 95 persen.

Menurutnya, langkah ini perlu ditempuh karena selama ini banyak perjalanan dinas yang tidak memberikan manfaat signifikan bagi pelayanan publik.

“Banyak perjalanan ini saya bilang bohong-bohongan, yang tipu-tipu, yang studi-studi banding. Kalau diperiksa semua perjalanan dinas mungkin di atas 50 persen masuk ranah hukum ini,” tegasnya.

Ia menambahkan, efisiensi semacam ini bukan berarti pemerintah kota berhenti berbelanja, melainkan mengalihkan anggaran dari pos-pos yang tidak prioritas ke kebutuhan yang benar-benar dirasakan masyarakat, seperti pembangunan puskesmas dan infrastruktur jalan.

“Langkahnya adalah berhemat. Karena yang diminta itu bukan berhenti belanja, hanya berhemat untuk belanja-belanja yang tidak penting, tidak prioritas,” katanya.

Meski begitu, Andi Harun menegaskan efisiensi bukan alasan untuk berhenti membangun. Justru dari hasil penghematan itulah sejumlah fasilitas kesehatan yang diresmikan hari ini bisa terwujud.

“Semoga semua gedung ini memberi dampak bermanfaat kepada masyarakat, khususnya masyarakat Kota Samarinda,” harap Andi Harun. (mell)

Share:

Facebook
Telegram
WhatsApp
X

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *