KALTIMVOICE.ID, SAMARINDA – Toko Dewi Sport di Jalan Mulawarman, Samarinda, kembali dilanda kebakaran pada Sabtu (29/8/2026) pagi. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 07.30 WITA itu menjadi kejadian keempat yang tercatat di lokasi yang sama.
Api kali ini muncul di bagian penyimpanan stok barang di lantai satu. Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Samarinda bersama relawan pemadam swasta langsung dikerahkan untuk mengendalikan api agar tidak meluas ke bagian bangunan lainnya maupun bangunan di sekitar lokasi.
Kepala Disdamkarmat Kota Samarinda, Hendra AH, mengatakan proses pemadaman berlangsung sekitar 45 menit. Penanganan di lapangan berjalan relatif lancar karena kondisi Jalan Mulawarman tidak mengalami kendala berarti.
“Kejadian pagi ini kebakaran di Jalan Mulawarman, tempatnya di Toko Dewi Sport. Terbakar di bagian tempat barang, di tempat stok barang di lantai satu,” ujar Hendra saat ditemui di lokasi.
Dalam proses pemadaman, petugas juga mendapat dukungan dari relawan pemadam swasta. Bantuan tersebut menjadi penting lantaran ketersediaan titik air di sekitar lokasi terbatas.
“Kendala tidak ada, alhamdulillah Jalan Mulawarman lancar. Cuman titik air memang tidak ada, tapi dibantu relawan pemadam swasta untuk mengatasi,” jelasnya.
Kebakaran ini kembali menjadi perhatian karena bukan pertama kali terjadi di Toko Dewi Sport. Hendra memastikan, insiden Sabtu pagi tersebut merupakan kejadian kebakaran keempat yang terjadi di lokasi yang sama.
“Ya, sudah empat kali,” singkatnya.
Kendati demikian, penyebab kebakaran kali ini belum dapat dipastikan. Dugaan korsleting listrik maupun faktor lain masih harus dipastikan melalui penyelidikan kepolisian.
“Masih belum tahu, masih belum kita apakah karena korsleting listrik atau bagaimana. Nanti kita akan (serahkan) pihak kepolisian untuk penyelidikan,” ungkap Hendra.
Sebelumnya, Toko Dewi Sport juga pernah mengalami kebakaran pada 2022 dan kembali terbakar pada 2025. Pada kejadian 2025, api dilaporkan sempat menghanguskan bagian depan bangunan.
Hingga penanganan selesai, petugas memastikan api dapat dikendalikan dan tidak merembet ke bangunan di sekitarnya. Sementara penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian. (mell)