KALTIMVOICE.ID, SAMARINDA – Dugaan adanya oknum petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda yang memperjualbelikan BRIZZI mencuat dalam aksi ratusan sopir truk yang tergabung dalam Forum Gerakan Sopir Samarinda (FGSS), Senin (24/8/2026).
Dugaan itu disampaikan Koordinator Lapangan FGSS, Hendra, saat menyampaikan sejumlah persoalan yang dialami para sopir terkait pemblokiran BRIZZI dan pelayanan di Dishub Samarinda.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Samarinda Andi Harun meminta Hendra maupun sopir yang mengetahui dugaan tersebut menunjukkan langsung oknum yang dimaksud. Ia memastikan sanksi akan diberikan jika tudingan itu terbukti.
“Kalau ada di antara sopir-sopir yang berdiri di sini yang bisa menunjukkan siapa oknum Dishub yang bermain-main uang, saya tidak meninggalkan tempat ini kalau saya tidak beri sanksi,” kata Andi Harun di hadapan massa aksi.
Andi Harun juga meminta sopir yang pernah dimintai uang oleh petugas untuk berani menunjukkan orangnya. Menurutnya, pemerintah tidak akan membiarkan jika memang ada petugas yang bermain dalam pelayanan BRIZZI.
“Hari ini pun kalau ada di antara sopir yang pernah dimintai uang misalnya, ini ada orang-orang Dishub di belakang. Saya tidak meninggalkan tempat ini kalau saya tidak berikan perintah untuk memberikan sanksi seberat-beratnya,” ujarnya.
Andi Harun kemudian meluruskan persoalan yang dibawa Hendra. Ia mengatakan, pada pertemuan sebelumnya memang ada pembahasan mengenai laporan dugaan jual-beli BRIZZI oleh oknum Dishub.
Namun, ia meminta pihak yang menyampaikan tudingan menunjukkan bukti dan orang yang dimaksud.
“Jadi saya luruskan itu ya, konteksnya yang dibeli Pak Hendra tadi itu karena ada laporan pada saat pertemuan bahwa ada oknum Dishub yang memperjualbelikan BRIZZI,” katanya.
Andi Harun menegaskan tidak ingin tudingan tersebut berhenti sebagai isu tanpa kejelasan. Jika ada sopir yang memiliki bukti dan dapat menunjukkan oknumnya, ia memastikan persoalan itu akan ditindak.
“Tapi jangan fitnah. Ingat, fitnah. Tapi kalau dia bisa menunjukkan orangnya itu fitnah. Ada yang mau maju? Tunjukkan orangnya,” tegas Andi Harun. (mell)