merah hitam putih modern berita terkini banner youtube

Memohon Turunnya Hujan, Pemprov Kaltim Gelar Salat Istisqa di Samarinda

whatsapp image 2026 08 21 at 11.01.47
Jemaah mengikuti pelaksanaan Salat Istisqa yang digelar Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur di Masjid Nurul Mu’minin, Samarinda, Jumat (21/8/2026). (Foto: mell/Kaltimvoice.id).

KALTIMVOICE.ID, SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) menggelar Salat Istisqa di Masjid Nurul Mu’minin, Jalan Gunung Arjuna, Kelurahan Jawa, Kecamatan Samarinda Ulu, Jumat (21/8/2026). Salat tersebut menjadi ikhtiar pemerintah di tengah kondisi kemarau yang membuat hujan belum kunjung turun.

Mewakili Gubernur Kaltim, Staf Ahli Bidang III Pemprov Kaltim, Puguh Harjanto, mengatakan pemerintah terus memantau perkembangan kondisi di lapangan, termasuk titik api yang muncul di sejumlah wilayah Kaltim. Kewaspadaan itu dibarengi dengan kesiapsiagaan pemerintah provinsi bersama kabupaten dan kota untuk mengantisipasi dampak kemarau.

“Tentu lihat perkembangannya sekarang, berapa titik api yang ada di Kalimantan Timur. Kita waspada dan juga antisipasi,” ujar Puguh usai pelaksanaan Salat Istisqa, Jumat (21/8/2026).

Menurut Puguh, pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota perlu saling mendukung dalam menghadapi kondisi tersebut. Langkah antisipasi di lapangan terus dilakukan, sementara Salat Istisqa menjadi bagian dari ikhtiar untuk memohon turunnya hujan.

Ia berharap hujan yang turun nantinya tidak hanya membasahi bumi, tetapi juga membantu memenuhi kebutuhan masyarakat dan menambah cadangan air bersih.

“Semoga dengan Salat Istisqa ini diberikan hujan yang tidak hanya membasahi bumi kita, tapi juga menjadi cadangan air bersih,” tuturnya.

Pemprov Kaltim juga mengimbau pemerintah kabupaten dan kota untuk melaksanakan Salat Istisqa di wilayah masing-masing. Imbauan tersebut diharapkan menjadi ikhtiar bersama menghadapi kondisi kemarau yang berlangsung di Kaltim.

“Iya, diimbau untuk seluruh kabupaten dan kota kiranya juga bisa melaksanakan,” kata Puguh.

Di sisi lain, kesiapsiagaan di lapangan tetap dilakukan melalui perangkat terkait, termasuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan pemadam kebakaran. Pemerintah daerah diminta terus memperkuat antisipasi agar kondisi akibat kemarau dapat dikendalikan.

Sementara itu, Kepala Bagian Bina Mental Spiritual Biro Kesra Setda Provinsi Kaltim, Muhammad Hamsani, mengatakan pelaksanaan Salat Istisqa merupakan arahan pimpinan sebagai bagian dari ikhtiar menghadapi kondisi kemarau.

“Ada arahan dari pimpinan agar kita melaksanakan Salat Istisqa di pagi hari ini. Kita berharap melalui doa-doa dan munajat kita, mudah-mudahan Allah SWT mengabulkan doa-doa kita agar di Samarinda ini bisa hujan, tentunya Kalimantan Timur juga bisa turun hujan,” ujar Hamsani.

Hamsani berharap doa yang dipanjatkan dalam Salat Istisqa tersebut menjadi bagian dari ikhtiar bersama agar hujan segera turun dan kondisi kemarau yang berlangsung dapat teratasi.

“Mudah-mudahan melalui kegiatan pagi ini, salat dan munajat kita, Allah SWT bisa menurunkan hujan bagi kita semua,” pungkasnya. (mell)

Share:

Facebook
Telegram
WhatsApp
X

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *