KALTIMVOICE.ID, TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) memastikan dukungan pembiayaan untuk pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 telah disiapkan. Program pembangunan yang melibatkan TNI dan pemerintah daerah ini dijadwalkan mulai dilaksanakan pada 13 Oktober 2026.
Bupati Kukar Aulia Rahman Basri mengatakan, selain pembiayaan, lokasi pelaksanaan TMMD juga telah ditetapkan. Dengan persiapan ini, Pemkab Kukar menilai pelaksanaan program tinggal memasuki tahap eksekusi di lapangan.
“Kita sudah siap, pembiayaan dari kita sudah kita persiapkan dan lokasinya juga sudah kita tetapkan. Jadi, menurut hemat kami tinggal pelaksanaannya aja lagi,” kata Bupati Aulia saat berkunjung ke Kodim 0906/Kukar, Senin (5/10/2026).
“Jadi, kita berharap di Hari Ulang Tahun yang ke-81 ini, TNI semakin kuat, rakyat semakin tenang, negara semakin berdaulat, dan Indonesia semakin makmur,” sambungnya.
Pelaksanaan TMMD ke-130 akan dipusatkan di Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu. Program tersebut menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara Pemkab Kukar dan Kodim 0906/Kukar dalam mendukung pembangunan yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung.
Dandim 0906/Kukar Letkol Arm Benny Budiman mengatakan, persiapan teknis pelaksanaan TMMD sejauh ini telah dilakukan. Sejumlah sasaran pembangunan juga telah ditetapkan sebelum program tersebut resmi dimulai.
“Insyaallah tanggal 13 Oktober akan kita laksanakan pembukaan TMMD,” tuturnya.
Menurut dia, kegiatan TMMD ke-130 tidak hanya berfokus pada satu jenis pembangunan saja Sejumlah pekerjaan yang disiapkan yakni seperti pembangunan sumur bor, perbaikan rumah tidak layak huni, perbaikan fasilitas MCK, serta kegiatan yang berkaitan dengan ketahanan pangan.
Untuk mendukung pelaksanaan berbagai sasaran tersebut, personel yang dikerahkan diperkirakan mencapai sekitar 500 orang. Personel ini merupakan gabungan dari Kodim 0906/Kukar, unsur TNI lainnya, termasuk personel batalion serta instansi terkait.
“Gabungan estimasi sekitar 500 orang,” bebernya.
Keterlibatan banyak unsur tersebut kata dia, menjadi bagian dari upaya untuk memperkuat sinergi dalam pelaksanaan pembangunan di wilayah Kukar. Menurutnya, TNI tidak dapat bekerja sendiri dalam menjalankan berbagai program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Hal tersebut sejalan dengan tema HUT ke-81 TNI, yakni TNI kuat bersama rakyat, Indonesia berdaulat, adil dan makmur. Ia menekankan bahwa kekuatan TNI dalam menjalankan tugas tidak terlepas dari dukungan dan kolaborasi bersama masyarakat serta pemerintah daerah.
Ia menyebut kehadiran Bupati Kukar Aulia Rahman Basri bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam peringatan HUT ke-81 TNI juga menjadi wujud nyata sinergitas antara TNI dan pemerintah daerah.
“Ini wujud nyata bahwa TNI bersama unsur stakeholder yang lainnya bersama-sama membangun, khususnya di wilayah Kabupaten Kukar,” tutupnya.
(Ln/Adv55/Kukar)