desain sukseskan kukar idaman terbaik

Pro ASN Kukar Wajib Diikuti Pejabat Eselon II, III dan IV

whatsapp image 2026 10 03 at 16.18.33
(Foto : Ln/Kaltimvoice)

KALTIMVOICE.ID, TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) mewajibkan seluruh pejabat eselon II, III dan IV mengikuti program Pro ASN sebagai bagian dari upaya meningkatkan kompetensi dan potensi aparatur sipil negara (ASN).

Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kukar Rendra Abadi di Pendopo Odah Etam, Tenggarong, Kamis (1/10/2026).

Nantinya kata dia, peserta Pro ASN tidak hanya berasal dari pejabat yang baru dilantik, tetapi juga pejabat yang sebelumnya belum mengikuti program tersebut.

“Apalagi yang baru dilantik, itu kita panggil agar para ASN ini bisa ikut meningkatkan kompetensi mereka,” kata Rendra.

Menurutnya, Pro ASN menjadi salah satu tahapan yang harus diikuti pejabat untuk meningkatkan kompetensi. Pelaksanaannya dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni 6 dan 7 Oktober 2026.

Kegiatan ini beber dia, akan dilaksanakan di laboratorium milik Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kukar di Kecamatan Tenggarong Seberang.

Rendra menegaskan, peserta tidak perlu mendaftarkan diri karena BKPSDM telah melakukan pemanggilan terhadap pejabat yang menjadi sasaran program.

“Jadi bukan mendaftarkan diri ya, memang kami panggil,” tegasnya.

Ia meminta para pejabat yang telah dipanggil mempersiapkan diri untuk mengikuti Pro ASN sesuai jadwal yang telah ditentukan. Terlebih, pelaksanaan tahun ini beda dibandingkan pelaksanaan pada tahun-tahun sebelumnya.

Salah satu perbedaannya terdapat pada jumlah soal yang harus dikerjakan peserta. Jika pada tahun-tahun sebelumnya peserta menghadapi sekitar 400 soal, tahun ini jumlahnya meningkat menjadi sekitar 700 soal.

“Untuk soal ini saja, tahun-tahun sebelumnya itu sekitar 400 soal. Nah, untuk tahun 2026 ini sekitar 700 soal untuk peningkatan kompetensi ini,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris BKPSDM Kukar Mopfiyanto Ramadhan yang baru dilantik, mengatakan bahwa Pro ASN tidak hanya ditujukan untuk mengukur kompetensi pejabat saja, tetapi juga menggali dan meningkatkan potensi yang dimiliki para peserta.

Program tersebut menyasar pejabat yang baru dilantik maupun pejabat yang belum pernah mengikuti Pro ASN sebelumnya.

“Ini untuk meningkatkan kompetensi dan potensi yang dimiliki para pejabat, baik yang baru dilantik maupun yang belum pernah melaksanakan Pro ASN,” ujar Mopfiyanto.

Ia menjelaskan, pelaksanaan Pro ASN juga berkaitan dengan upaya Pemkab Kukar membangun manajemen talenta ASN. Hasil dari proses tersebut diharapkan dapat mendukung pemetaan kompetensi dan potensi aparatur di lingkungan Pemkab Kukar.

“Tujuannya di sini adalah meningkatkan nilai daripada manajemen talenta yang telah digaungkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Kukar,” tutupnya.

Ln/Adv50/Kukar)

Share:

Facebook
Telegram
WhatsApp
X

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *