desain sukseskan kukar idaman terbaik

Jembatan Logging Dibangun, Akses Darat ke Long Apari Dikebut untuk Jaga Distribusi Sembako

whatsapp image 2026 10 03 at 14.40.35
Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Perumahan Rakyat (PUPR-PERA) Kaltim. (Foto: mell/Kaltimvoice.id)

KALTIMVOICE.ID, SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mempercepat penanganan akses darat menuju Long Apari, Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), untuk menjaga kelancaran distribusi logistik di tengah kemarau yang membuat debit Sungai Mahakam menyusut. Kondisi tersebut membuat jalur sungai yang selama ini menjadi akses utama pengiriman kebutuhan pokok ke wilayah hulu ikut terkendala.

Selain mengerahkan alat berat, pemerintah juga membangun jembatan logging sementara agar distribusi sembako menuju Long Apari tetap bisa berjalan melalui jalur darat. Langkah tersebut menjadi alternatif ketika angkutan sungai tidak dapat bergerak optimal akibat kondisi debit air.

Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Perumahan Rakyat (PUPR-PERA) Kaltim, Irhamsyah, mengatakan penanganan dilakukan melalui kolaborasi Pemprov Kaltim, Pemkab Mahulu, dan pemerintah pusat.

“UPTD kita ngirim satu motor grader, satu ekskavator, satu alat pemadam dan dua dump truck. Bahkan berkolaborasi untuk membangun jembatan logging untuk sementara ini,” kata Irhamsyah belum lama ini.

Jembatan sementara tersebut dibangun untuk memastikan jalur menuju Long Apari tetap bisa dilalui, terutama untuk membawa kebutuhan pokok ke wilayah tersebut. Pemerintah ingin akses logistik tidak kembali tersendat akibat kondisi jalan yang belum sepenuhnya tertangani.

Irhamsyah menyebut total jalur yang ditangani dari Ujoh Bilang hingga simpang Tiong Ohang mencapai sekitar 163 kilometer. Dari ruas yang masih menjadi kendala di kawasan Long Pakaq, sepanjang sekitar 24 kilometer menjadi bagian yang tengah dikerjakan.

Dari panjang tersebut, penanganan kini telah mencapai hampir 20 kilometer. Pekerjaan dilakukan secara bertahap dengan dukungan peralatan dari UPTD Wilayah II serta kolaborasi pemerintah daerah dan pemerintah pusat.

Meski demikian, kondisi jalan di kawasan Long Pakaq masih berupa jalan tanah. Salah satu kendala yang dihadapi adalah titik longsor yang masih dalam proses penanganan.

“Ada satu titik longsor. Tapi sudah kita pelan-pelan kita atasi,” bebernya.

Penanganan akses tersebut tidak hanya ditujukan untuk kebutuhan sementara. Pemprov Kaltim menyatakan jalur menuju Long Apari tersebut diarahkan menjadi jalan permanen sehingga dapat mendukung mobilitas dan distribusi logistik masyarakat dalam jangka panjang.

“Menjadi program kita, jalan permanen,” pungkas Irhamsyah. (mell)

Share:

Facebook
Telegram
WhatsApp
X

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *