merah hitam putih modern berita terkini banner youtube

Misteri Jasad Pria di Sungai Lais, Ditemukan Mengapung dengan Kondisi Membengkak

whatsapp image 2026 08 31 at 15.16.37
Petugas saat mengevakuasi jasad pria tanpa identitas yang ditemukan di perairan Sungai Lais, Samarinda, Senin (31/8/2026). (Foto: mell/Kaltimvoice.id)

KALTIMVOICE.ID, SAMARINDA – Penemuan jasad seorang pria di perairan Sungai Lais, Jalan Peternakan, Kelurahan Sungai Kapih, Kecamatan Sambutan, Samarinda, mengundang perhatian warga, Senin (31/8/2026). Jasad tersebut ditemukan mengapung dalam posisi tertelungkup di sekitar tambatan kapal.

Jasad pertama kali diketahui oleh pengemudi speedboat, Muhammad Ramadhan Saputra, yang saat itu tengah berkeliling di kawasan Sungai Lais. Ia mendapat informasi dari seorang warga bernama Senel perihal sosok yang terlihat mengapung di dekat tambatan kapal.

“Saya kan keliling di sungai pakai speed. Tiba-tiba ada Om Senel bilang ada orang mengapung di dekat tambatan,” ujar Ramadhan.

Ramadhan lantas mendekati lokasi untuk memastikan informasi tersebut. Setelah berada lebih dekat, ia mendapati sosok yang mengapung itu merupakan jasad seorang pria.

Korban ditemukan dalam posisi tertelungkup mengenakan pakaian dan celana panjang berwarna hitam. Kondisi tubuhnya pun sudah mulai membengkak.

“Telungkup. Pakai baju hitam, celana panjang warna hitam. Kondisinya sudah gembung (membengkak),” katanya.

Temuan itu kemudian dilaporkan lewat grup ITS hingga diteruskan kepada aparat kepolisian. Jasad selanjutnya diamankan di tepian sambil menunggu petugas datang melakukan penanganan.

Pamapta III Polresta Samarinda, Ipda Sofyan Adi Cahyono, menuturkan pihaknya langsung mendatangi lokasi begitu menerima informasi penemuan jasad tersebut.

“Pada hari ini, Pamapta III berada di TKP perairan Sungai Lais, ditemukan satu jenazah kondisi sekitar dua hari,” ujar Sofyan.

Berdasarkan kondisi awal jasad, korban diperkirakan telah meninggal sekitar dua hari sebelum ditemukan. Namun, polisi belum dapat memastikan identitas maupun penyebab kematian pria tersebut.

“Untuk kondisinya tertelungkup. Identitas masih Mr. X, untuk penyebabnya masih dicari tahu,” katanya.

Sofyan menyebut, hingga saat ini belum ada laporan orang hilang yang dapat dikaitkan dengan penemuan jasad tersebut. Kondisi fisik korban, khususnya wajah, juga belum memungkinkan polisi memastikan identitasnya.

“Belum ada, karena jenazahnya belum kita ketahui, mukanya pun belum bisa pastikan orangnya,” jelasnya.

Jasad pria tersebut rencananya akan dibawa ke RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Pemeriksaan medis diperlukan guna membantu proses identifikasi sekaligus mengetahui penyebab kematian korban.

Polisi masih melakukan penyelidikan atas penemuan jasad tersebut. Sementara ini, korban masih berstatus Mr. X hingga identitasnya berhasil diketahui. (mell)

Share:

Facebook
Telegram
WhatsApp
X

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *