merah hitam putih modern berita terkini banner youtube

Citra Niaga Bangkit, Samarinda Kini Punya ‘Malioboro’

whatsapp image 2025 10 06 at 13.56.04 38d6d473
Salah satu sudut Citra Niaga Samarinda (yud/kaltimvoice.id)

KALTIMVOICE.ID, SAMARINDA – Kawasan Citra Niaga Samarinda kian berbenah dan bersiap meneguhkan diri sebagai ikon baru kota tepian. Pemerintah Kota Samarinda mulai serius menata kawasan bersejarah ini agar tak sekadar menjadi pusat perdagangan rakyat, tetapi juga destinasi wisata dan ruang ekspresi ekonomi kreatif warga.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Samarinda, Muslimin, menyebut Citra Niaga kini sudah menjadi magnet baru bagi masyarakat. “Tanpa ada acara pun sudah ramai. Karena itu sudah menjadi ikon baru bagi Kota Samarinda. Orang sampai menganggap Malioboronya Samarinda karena tempatnya sangat nyaman untuk nongkrong dan jalan-jalan,” ujar Muslimin, Senin (6/10/25).

Ia menjelaskan, agar memperkuat potensi tersebut, Pemkot Samarinda telah menyiapkan program kolaboratif bersama komunitas-komunitas kreatif lokal. Disporapar, kata dia, terbuka kerja sama pemanfaatan area Citra Niaga sebagai wadah ekspresi masyarakat. “Kami bisa bekerja sama dengan komunitas yang ingin menggunakan fasilitas itu untuk mengekspresikan kemampuan mereka,” jelasnya.

Selama ini, kegiatan di Citra Niaga masih dikelola melalui Dinas Perdagangan. Namun, mulai tahun 2026, pengelolaan Citra Niaga direncanakan akan diserahkan kepada Disporapar Samarinda. “Nah, baru tahun 2026 direncanakan Pak Wali untuk pengelolaan Citra Niaga diserahkan ke pariwisata. Karena di sana bukan hanya pasar rakyat, tapi juga tempat ekonomi kreatif hasil karya masyarakat,” terang Muslimin.

Ia menegaskan, pihaknya siap jika tanggung jawab itu diberikan sepenuhnya. Disporapar telah menyiapkan sejumlah program agar kawasan tersebut semakin hidup. “Kalau kami yang mengelola, pasti ramai. Setiap Sabtu-Minggu bisa diadakan senam atau kegiatan masyarakat di sana. Programnya sudah ada,” ujarnya.

Selain itu, tahun ini juga telah direncanakan pemasangan lampu menara baru di kawasan tersebut melalui anggaran perubahan APBD-P. Upaya ini untuk mempercantik suasana malam di kawasan Citra Niaga agar semakin menarik bagi pengunjung.

Ia menambahkan, Pemkot juga tengah mempersiapkan pengelolaan Teras Samarinda yang ramai dikunjungi masyarakat. Meski pengelolaan saat ini dilakukan oleh pihak swasta, tidak menutup kemungkinan area tersebut juga akan menjadi bagian dari tanggung jawab Disporapar di masa mendatang. “Karena ini bagian dari kepariwisataan, kami siap jika diminta mengelolanya,” ujarnya.

Menurutnya, sekitar 70 persen pembangunan infrastruktur yang dilakukan Wali Kota Samarinda saat ini sebenarnya berkaitan langsung dengan pengembangan sektor pariwisata. Mulai dari fasilitas publik hingga ruang kegiatan masyarakat, semua diarahkan untuk mendorong ekonomi kreatif. “Yang dibangun Pak Wali sekarang hampir 70 persen itu infrastruktur pariwisata, tanpa kita sadari,” ungkapnya.

Ia juga menyinggung aktivitas olahraga dan event rutin di kawasan Stadion Segiri serta Sportorium Samarinda yang terus ramai setiap akhir pekan. Termasuk kegiatan Pekan Olahraga dan Wisata Kreatif (Potwiks) yang belakangan menjadi magnet bagi pengunjung.

“Itu lagi tren saat ini. Banyak event organizer melaksanakan pameran, bazar, dan kegiatan foto karena tempatnya Instagramable dan ramah bagi generasi muda,” ucapnya.

Dengan serangkaian rencana tersebut, Citra Niaga diproyeksikan menjadi wajah baru pariwisata Samarinda tidak hanya sebagai pasar rakyat, tetapi juga ruang kreatif, rekreasi, dan kebanggaan warga Samarinda. (yud)

Share:

Facebook
Telegram
WhatsApp
X

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *