KALTIMVOICE.ID, SAMARINDA – Gubernur Rudy Mas’ud atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melantik ratusan aparatur sipil negara (ASN) dalam agenda pengambilan sumpah/janji PNS dan pelantikan jabatan fungsional yang digelar di Pendopo Odah Etam, Senin (4/5/2026). Dalam kesempatan itu, Gubernur menekankan pentingnya ASN yang adaptif di tengah perkembangan era digital.
Sebanyak 234 PNS mengikuti proses tersebut, dengan 214 di antaranya resmi diambil sumpahnya, sementara 194 PNS dilantik dalam jabatan fungsional.
Dalam sambutannya, Rudy menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar perubahan status administratif, melainkan awal dari tanggung jawab sebagai abdi negara yang harus dijalankan dengan penuh integritas dan profesionalisme.
“Pengangkatan sebagai PNS ini bukan hanya perubahan status, tetapi amanah yang harus dijawab dengan loyalitas dan dedikasi,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa dinamika global, mulai dari disrupsi teknologi hingga perubahan geopolitik, menuntut ASN untuk lebih responsif dan memiliki kapasitas yang memadai dalam menjawab tantangan zaman.
“ASN harus adaptif, kompeten, dan mampu menjawab tantangan era digital. Reformasi birokrasi harus terus diperkuat agar pelayanan semakin cepat, tepat, dan berdampak,” tegasnya.
Selain itu, Rudy turut menyoroti peran strategis jabatan fungsional sebagai bagian penting dalam membangun birokrasi yang profesional dan berbasis keahlian. Menurutnya, jabatan fungsional menjadi kunci dalam mendorong kinerja pemerintahan yang lebih efektif dan berorientasi hasil.
Ia menilai, kontribusi ASN sangat dibutuhkan di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga penguatan infrastruktur dan transformasi digital.
Melalui pelantikan ini, Pemprov berharap ASN mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan.
“Jadilah ASN yang berintegritas, profesional, dan terus berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Karena menjadi PNS bukan sekadar pekerjaan, tetapi sebuah pengabdian,” pungkasnya. (mell)