merah hitam putih modern berita terkini banner youtube

Skema Presensi WFH ASN Disiapkan, Dijadwalkan Mulai Jumat Pekan Depan

img 20260409 wa0008
Neneng Chamelia Shanti, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Samarinda. (Foto: mell/Kaltimvoice.id)

KALTIMVOICE.ID, SAMARINDA — Skema presensi aparatur sipil negara (ASN) dalam penerapan kebijakan Work From Home (WFH) setiap Jumat di lingkungan Pemkot Samarinda masih dalam tahap pematangan. Mekanisme tersebut dijadwalkan difinalisasi setelah rapat koordinasi sekaligus sosialisasi yang akan digelar pada Jum’at besok (9/4/2026).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Samarinda, Neneng Chamelia Shanti, menjelaskan pembahasan teknis absensi menjadi salah satu bagian penting yang sedang disiapkan sebelum kebijakan WFH diterapkan.

Sistem presensi ASN saat menjalankan WFH nantinya menggunakan aplikasi dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) yang memungkinkan keberadaan pegawai tetap terpantau saat melakukan pemindaian kehadiran.

“Nanti bisa langsung terlihat pegawai itu berada di mana. Lewat aplikasi dari Diskominfo, sistemnya terbaca by name dan by address saat scan absen,” jelasnya.

Dalam satu hari, ASN yang menjalankan WFH tetap diwajibkan melakukan presensi sebanyak tiga kali, yakni pagi, siang, dan sore. Sementara pengawasan melekat tetap dilakukan oleh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) masing-masing.

Selain mekanisme presensi, pengaturan pembagian pegawai juga disiapkan secara bergiliran karena tidak seluruh ASN dapat bekerja dari rumah secara bersamaan. Sejumlah pejabat struktural tetap diwajibkan bekerja dari kantor.

“Yang WFH nanti bergantian. Karena tidak mungkin juga semuanya dari rumah. Kepala OPD dan eselon III tetap masuk kantor,” katanya.

Lebih lanjut, ia menyebut rencana penerapan WFH setiap Jumat di lingkungan Pemkot Samarinda ini kemungkinan baru mulai berjalan pekan depan. Pasalnya, Jumat pekan ini masih dimanfaatkan untuk sosialisasi ke perangkat daerah sekaligus mematangkan sistem absensi yang akan digunakan. “Kemungkinan besar pelaksanaannya Jumat depan lagi. Karena Jumat ini kita perlu sosialisasi juga, termasuk pematangan sistem absennya seperti apa.” pungkas Neneng. (mell)

Share:

Facebook
Telegram
WhatsApp
X

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *