merah hitam putih modern berita terkini banner youtube

Polresta Samarinda Siagakan 400 Personel, Antisipasi Titik Rawan Kemacetan

whatsapp image 2026 03 17 at 15.45.16
Arus lalu lintas di salah satu ruas jalan di Kota Samarinda. (Foto: mell/Kaltimvoice.id)

KALTIMVOICE.ID, SAMARINDA — Peningkatan jumlah kendaraan di titik-titik rawan mulai terasa di Kota Tepian menjelang hari raya Idulfitri 1447 H.Terutama di sejumlah titik pusat aktivitas masyarakat. Meski belum terjadi lonjakan signifikan, aparat kepolisian mulai memperketat pengamanan di lokasi-lokasi rawan kepadatan.

Kasat Lantas Polresta Samarinda, Kompol La Ode Prasetyo menyebut, peningkatan arus kendaraan mulai terlihat di kawasan pusat perbelanjaan dan pasar menjelang waktu berbuka puasa. “Untuk situasi arus lalu lintas masih belum ada peningkatan yang signifikan, namun beberapa lokasi seperti pusat perbelanjaan dan pasar mulai menunjukkan peningkatan,” ujarnya, Selasa (17/3/2026).

Ia menjelaskan, kepadatan juga mulai terpantau pada sore hari di sejumlah ruas jalan utama. Di antaranya Jalan Juanda serta simpang Muara-Slamet Riyadi yang menjadi jalur favorit masyarakat saat menjelang berbuka. Meski demikian, kondisi lalu lintas di sejumlah titik rawan macet seperti Simpang Gunung Lingai, Gunung Mangga, dan Sungai Damai masih terpantau ramai lancar. Polisi memastikan akan segera turun tangan jika terjadi kepadatan.

“Untuk situasi arus lalu lintas di daerah-daerah tersebut masih terpantau ramai lancar. Kalau ada kemacetan, anggota kami langsung bergerak ke lokasi,” katanya.

Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 18 hingga 19 Maret 2026, seiring dimulainya masa libur kerja. Selama pelaksanaan Operasi Ketupat Mahakam 2026 sejak 13 Maret, tercatat sudah terjadi tiga kecelakaan lalu lintas dengan korban luka berat. Kondisi ini menjadi perhatian serius bagi aparat kepolisian.

Untuk mendukung kelancaran dan keselamatan pemudik, kepolisian telah menyiapkan 11 pos pengamanan, termasuk satu pos terpadu, serta pos layanan di sejumlah titik strategis seperti bandara, pelabuhan, hingga kawasan sekitar Jembatan Mahkota II. Sebanyak kurang lebih 400 personel dikerahkan dalam pengamanan mudik tahun ini, dengan dukungan dari relawan dan instansi terkait. “Personel dari Polresta Samarinda yang dilibatkan kurang lebih 400 personel, dibantu relawan dan instansi terkait,” ujarnya.

Di pos-pos tersebut, pemudik juga dapat memanfaatkan fasilitas istirahat hingga layanan kesehatan darurat yang bekerja sama dengan PMI dan tenaga relawan.

Polisi pun mengimbau masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan pos pengamanan selama perjalanan mudik, sekaligus tetap mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama. “Kami imbau kepada masyarakat yang mudik, jika lelah silakan singgah di pos terpadu, pos pengamanan, atau pos pelayanan. Jangan sungkan, kami siap melayani masyarakat yang ingin beristirahat ataupun melapor jika ada gangguan,” pungkasnya. (mell)

Share:

Facebook
Telegram
WhatsApp
X

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *