merah hitam putih modern berita terkini banner youtube

Pendataan Butuh Kesabaran, Petugas Pasar Diwanti-wanti Layani Pedagang dengan Manusiawi

img 20251227 wa0008
Asisten II Pemkot Samarinda, Marnabas Patiroy. (ns/kaltimvoice)

KALTIMVOICE.ID, SAMARINDA — Proses penataan dan pendataan pedagang Pasar Pagi Samarinda diakui menjadi pekerjaan besar yang tidak hanya menuntut ketelitian, tetapi juga kesabaran semua pihak. Di tengah padatnya agenda pendataan ribuan pedagang, Pemerintah Kota Samarinda menilai pentingnya menjaga kualitas pelayanan agar tidak memicu ketegangan di lapangan.

Asisten II Pemkot Samarinda, Marnabas Patiroy, menyebut dinamika di Pasar Pagi tidak terlepas dari tingginya ekspektasi pedagang yang berharap kepastian lapak dalam waktu cepat. Kondisi ini, menurutnya, membuat petugas UPTD bekerja di bawah tekanan tinggi dengan jam kerja panjang.

Pada tahap awal saja, sekitar 1.800 pedagang harus didata dalam waktu terbatas. Proses tersebut membuat sebagian petugas bekerja hingga malam hari bahkan dini hari demi mengejar target pendataan.

Namun demikian, Marnabas menegaskan bahwa situasi padat dan melelahkan tidak boleh menggeser prinsip dasar pelayanan publik. Ia menilai, komunikasi yang kurang tepat justru berpotensi memperbesar persoalan di lapangan. “Tekanan kerja memang besar, tapi pelayanan kepada masyarakat tidak boleh kehilangan sisi kemanusiaannya,” ujarnya, Sabtu (27/12/2025).

Pemkot Samarinda, lanjut Marnabas, telah meminta Dinas Perdagangan untuk melakukan evaluasi internal, terutama dalam hal pola komunikasi petugas UPTD dengan pedagang. Penataan Pasar Pagi, kata dia, bukan sekadar urusan administrasi, tetapi menyangkut keberlangsungan ekonomi ribuan keluarga.

Di sisi lain, Pemkot juga mengimbau pedagang agar memahami bahwa proses penataan dilakukan secara bertahap dan membutuhkan waktu. Pemerintah memastikan seluruh tahapan akan dijalankan secara terbuka dan terukur.

“Ini menyangkut hajat hidup orang banyak. Wajar jika pedagang ingin cepat dan pasti, tapi semua harus berjalan tertib. Petugas tetap harus melayani dengan baik, dan masyarakat kami minta tetap tenang karena proses ini dilakukan secara transparan,” tutup Marnabas. (ns)

Share:

Facebook
Telegram
WhatsApp
X

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *