KALTIMVOICE.ID, SAMARINDA — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Kalimantan Timur resmi membuka masa penjaringan bakal calon ketua DPD untuk periode 2026–2031, Jumat (29/5/2026). Agenda tersebut menjadi penanda dimulainya rangkaian Musyawarah Daerah (Musda) VI Demokrat Kaltim yang dijadwalkan berlangsung pada 12 Juni mendatang.
Pembukaan penjaringan digelar di Kantor DPD Demokrat Kaltim, Jalan Piano RT 18, Kelurahan Dadi Mulya, Kecamatan Samarinda Ulu, Kota Samarinda. Dalam musda kali ini, Demokrat Kaltim tak sekadar mencari ketua baru, tetapi juga figur yang dinilai mampu menyegarkan mesin politik partai setelah perolehan kursi di tingkat provinsi mengalami penurunan pada pemilu sebelumnya.
Wakil Ketua Steering Committee (SC) Musda VI Demokrat Kaltim, Bakri Hadi mengatakan, penjaringan dibuka selama beberapa hari ke depan dan terbuka untuk umum meskipun kader internal tetap menjadi prioritas utama.
“Kita buka pendaftaran bakal calon ketua DPD Demokrat Kalimantan Timur. Insyaallah tahapan musdanya dilaksanakan tanggal 12 Juni nanti,” ujarnya.
Bakri menyebut, pelaksanaan Musda VI merupakan agenda rutin lima tahunan sekaligus amanah organisasi setelah pelaksanaan kongres nasional partai. Setiap DPD di tingkat provinsi diwajibkan menggelar musda sebagai bagian dari proses regenerasi kepemimpinan.
“Ini memang kegiatan rutin lima tahunan untuk refreshing dan penyegaran pucuk pimpinan tertinggi Demokrat di Kalimantan Timur,” katanya.
Pergantian kepemimpinan di tubuh Demokrat Kaltim diharapkan mampu menjadi momentum konsolidasi baru partai menghadapi kontestasi politik ke depan. Terlebih, Demokrat ingin kembali memperkuat pengaruh politiknya di kabupaten dan kota se-Kaltim.
Ia mengakui memimpin partai di Kalimantan Timur bukan perkara mudah. Luas wilayah serta kondisi geografis antardaerah membuat konsolidasi politik membutuhkan energi dan logistik besar.“Jadi pemimpin partai di Kalimantan Timur itu luar biasa beratnya. Kita punya 10 DPC kabupaten dan kota, apalagi daerah-daerah yang jauh seperti Berau dan Kutai Barat, tentu perlu kekuatan logistik dan konsolidasi yang besar,” jelasnya.
Oleh karena itu, Demokrat berharap musda kali ini melahirkan sosok pemimpin yang tidak hanya mampu menjaga soliditas internal partai, tetapi juga mendongkrak kembali elektabilitas Demokrat di Kaltim. “Kita berharap musda kali ini menghasilkan ketua partai provinsi yang berkualitas, mampu menaikkan suara partai, dan bisa mengakomodasi kepentingan seluruh DPC di kabupaten dan kota se-Kalimantan Timur.” pungkasnya. (mell)