merah hitam putih modern berita terkini banner youtube

Inspektorat Samarinda Mulai Audit Dana BOSNAS dan BOSDA, Hasil Ditarget Rampung Akhir Agustus

2a020313 2627 43af 8fca 29966f87f48a
Pelaksana Tugas (Plt) Inspektur Daerah Kota Samarinda, Firdaus Akbar. (Foto: mell/Kaltimvoice.id)

KALTIMVOICE.ID, SAMARINDA – Inspektorat Daerah Kota Samarinda mulai mengaudit pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah Nasional (BOSNAS) dan Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) di sejumlah sekolah. Pemeriksaan ditargetkan rampung pada akhir Agustus 2026.

Pelaksana Tugas (Plt) Inspektur Daerah Kota Samarinda, Firdaus Akbar, mengatakan tim pemeriksa telah dibentuk dan mulai bekerja. Saat ini, proses masih berfokus pada pengumpulan data sehingga belum ada kesimpulan mengenai hasil pemeriksaan.

“Tim sudah dibentuk dan sudah mulai bekerja. Saat ini masih kami dalami, masih tahap pengumpulan data. Nanti kami analisis, baru kami simpulkan,” kata Firdaus, Sabtu (8/8/2026).

Audit dilakukan untuk melihat kesesuaian pengelolaan dana dengan ketentuan yang berlaku. Tim tidak hanya menelusuri penggunaan anggaran, tetapi juga akan mencocokkannya dengan petunjuk teknis serta dokumen perencanaan yang disusun sekolah.

“Banyak. Salah satunya tentu kesesuaian dengan petunjuk teknis. Kemudian kami juga akan melihat apa yang sudah disusun dalam perencanaannya,” ujarnya.

Dokumen perencanaan tersebut menjadi salah satu bahan yang akan diminta Inspektorat untuk kemudian dianalisis bersama data penggunaan anggaran. Dari sana, tim akan melihat apakah pelaksanaan kegiatan sesuai dengan rencana dan ketentuan yang menjadi dasar penggunaan dana.

Untuk metode pemeriksaan, Inspektorat tidak hanya mengandalkan pemeriksaan administrasi dari kantor. Tim dapat turun langsung ke sekolah maupun memanggil pihak sekolah untuk memberikan keterangan.

“Bisa dua-duanya. Kami bisa datang langsung ke sekolah, atau pihak sekolah kami panggil untuk dimintai keterangan. Kedua cara itu akan kami lakukan,” jelas Firdaus.

Meski pemeriksaan sudah berjalan, Firdaus belum dapat memastikan jumlah sekolah yang menjadi objek audit. Ia menyebut tim masih bergerak sehingga rincian mengenai sekolah yang telah diperiksa belum diterimanya.

Dengan keterbatasan yang ada, pemeriksaan untuk sementara kemungkinan dilakukan melalui sampel sekolah. Penentuan sampel menjadi bagian dari proses kerja tim yang saat ini masih berlangsung.

“Karena keterbatasan, kemungkinan kami akan memulai dengan sampel terlebih dahulu,” katanya.

Inspektorat menargetkan seluruh proses pemeriksaan selesai pada akhir Agustus. Setelah pengumpulan data dan analisis rampung, hasilnya akan dilaporkan kepada Wali Kota Samarinda.

“Insyaallah akhir Agustus sudah selesai. Hasilnya akan segera kami laporkan kepada wali kota,” pungkas Firdaus. (mell)

Share:

Facebook
Telegram
WhatsApp
X

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *