merah hitam putih modern berita terkini banner youtube

MPLS Tinggal Hitungan Hari, Pemkot Samarinda Kebut Penyelesaian Sekolah Rakyat Permanen

whatsapp image 2026 07 08 at 15.16.53
Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, saat meninjau langsung pembangunan Sekolah Rakyat permanen di Jalan Stadion Utama, Kecamatan Palaran, Rabu (8/7/2026). (Foto: mell/Kaltimvoice.id)

KALTIMVOICE.ID, SAMARINDA – Hitung mundur pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2026/2027 tinggal lima hari lagi. Pemerintah Kota Samarinda mempercepat penyelesaian pembangunan Sekolah Rakyat permanen di Jalan Stadion Utama, Kelurahan Simpang Pasir, Kecamatan Palaran, agar siap menerima siswa pada 13 Juli mendatang.

Kesiapan sekolah itu ditinjau langsung Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, Rabu (8/7/2026).

Peninjauan difokuskan untuk memastikan pekerjaan konstruksi berjalan sesuai target sekaligus mengidentifikasi bagian-bagian yang masih memerlukan penyempurnaan sebelum sekolah resmi beroperasi.

Saefuddin mengatakan progres pembangunan terus menunjukkan perkembangan. Namun, waktu yang semakin sempit membuat seluruh pihak diminta bergerak lebih cepat agar target operasional tidak bergeser.

“Kita bisa lihat sendiri progresnya terus dikejar. Dari evaluasi hari ini kita bisa mengetahui apa yang masih kurang, apa yang perlu diperbaiki, dan mana yang harus segera dilaksanakan,” ujarnya.

Dalam peninjauan tersebut, Saefuddin masih menemukan sejumlah pekerjaan yang belum sepenuhnya rampung. Beberapa bangunan dinilai perlu dirapikan, sementara sejumlah utilitas dan fasilitas pendukung masih harus disambungkan agar dapat berfungsi optimal saat kegiatan belajar dimulai.

Catatan itu langsung disampaikan kepada pelaksana proyek sebagai bahan evaluasi. Mengingat sebagian besar pekerjaan merupakan konstruksi sipil, penyelesaiannya diminta dipercepat tanpa mengabaikan kualitas hasil pekerjaan.

“Gedung-gedung yang belum rapi supaya dirapikan. Yang belum terkoneksi segera dikoneksikan karena MPLS tinggal enam hari lagi. Ini bukan pekerjaan yang mudah, tetapi kami harapkan pelaksananya bisa lebih cepat menyelesaikan apa yang sudah kami sampaikan,” tegasnya.

Selain meninjau kesiapan fisik bangunan, Saefuddin juga menilai kehadiran Sekolah Rakyat menjadi langkah strategis dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.

Ia menyebut Samarinda berpeluang menjadi daerah pertama di Kalimantan Timur yang memiliki Sekolah Rakyat permanen.

“Semoga ini sebagai percontohan untuk di Kalimantan Timur,” singkatnya.

Karena itu, ia berharap sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga seluruh perangkat daerah yang terlibat terus diperkuat agar sekolah tersebut dapat menjadi model pengembangan pendidikan di daerah lain.

“Atas nama Pemerintah Kota Samarinda kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo dan tim Sekolah Rakyat. Mari kita dukung bersama, karena sekolah ini hadir untuk mencerdaskan anak-anak kita dan memberikan masa depan yang lebih baik,” tutup Saefuddin. (mell)

Share:

Facebook
Telegram
WhatsApp
X

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *