desain sukseskan kukar idaman terbaik

Sunggono Pastikan Pasar Murah Kukar Berlanjut hingga Akhir Tahun

whatsapp image 2026 09 22 at 19.22.41
(Foto : Ln/kaltimvoice)

KALTIMVOICE.ID, TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memastikan pelaksanaan pasar murah akan tetap berlanjut hingga akhir tahun anggaran 2026, terutama untuk membantu masyarakat di wilayah yang terdampak kekeringan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar Sunggono mengatakan bahwa keberlanjutan pasar murah menjadi perhatian Pemkab Kukar di tengah kondisi masyarakat yang masih membutuhkan akses terhadap kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri pembukaan Bazar Murah TNI dalam rangka HUT ke-81 TNI di Lapangan Upacara Makodim 0906/Kukar, Selasa (22/9/2026).

Sunggono menyebut, Pemkab melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kukar telah menjalankan kegiatan pasar murah di berbagai wilayah. Bahkan, hingga saat ini kegiatan tersebut telah menyasar lebih dari 47 titik.

“Di akhir tahun anggaran ini, saya sarankan kepada teman-teman dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan tetap melaksanakan. Sesuai dengan arahan Pak Bupati, khususnya di wilayah-wilayah yang terkena musibah kekeringan,” kata Sunggono.

Menurutnya, pasar murah tidak berhenti pada kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan sebelumnya. Pemerintah daerah masih akan melanjutkannya sebagai salah satu upaya membantu masyarakat agar memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Keberlanjutan pasar murah tersebut juga menjadi bagian dari respons pemerintah terhadap kondisi di sejumlah wilayah Kukar yang terdampak kekeringan. Harapannya, kegiatan serupa dapat terus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Kalau kita tetap melaksanakan. Masih dilaksanakan,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Sunggono juga meninjau pelaksanaan Bazar Murah TNI yang digelar serentak di berbagai pangkalan dan instalasi militer dalam rangka HUT ke-81 TNI.

Bazar yang dipusatkan di halaman Makodim 0906/Kukar tersebut menghadirkan sejumlah komoditas kebutuhan pokok, termasuk minyak goreng, telur dan beras SPHP.

Dari hasil pantauannya, Sunggono menyebut harga sejumlah komoditas yang dijual dalam bazar lebih rendah dibandingkan harga yang biasa ditemukan masyarakat.

“Kalau dilihat dari pengakuan ibu-ibu tadi, jelas lebih murah daripada yang mereka biasanya temukan sehari-hari,” terangnya.

Ia mencontohkan harga minyak goreng yang memiliki selisih sekitar Rp1.500 dibandingkan harga yang biasa ditemui oleh masyarakat. Sementara harga telur memiliki selisih sekitar Rp2.000 hingga Rp3.000. Sedangkan beras SPHP disebut lebih murah hampir Rp3.000 dibandingkan harga pada hari-hari biasa.

“Di bawah HET. Di bawah yang biasa mereka jual sendiri,” terangnya.

Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan keberadaan pasar murah maupun bazar sembako dapat memberikan pilihan bagi masyarakat untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Sementara itu, Dandim 0906/Kukar Letkol Arm Benny Budiman mengatakan bahwa Bazar Murah TNI digelar serentak di seluruh Indonesia sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI yang jatuh pada 5 Oktober 2026.

Selain menyediakan sembako dengan harga terjangkau, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.

“Harapannya terjadi kedekatan TNI dengan masyarakat, TNI dengan rakyat itu manunggal, bersatu, sebagai pilar kekokohan kedaulatan dari bangsa dan negara,” harap Benny.

Dalam pelaksanaannya, Kodim 0906/Kukar bekerja sama dengan Bulog setempat untuk menyediakan kebutuhan pokok yang dijual kepada masyarakat.

Bazar tersebut juga melibatkan pelaku UMKM lokal serta memperkenalkan produk usaha yang dikembangkan Persit, organisasi istri prajurit TNI.

Beberapa produk yang diperkenalkan di antaranya sale pisang serta berbagai jenis minuman seperti teh dan boba yang merupakan hasil keterampilan istri prajurit.

Keterlibatan UMKM dan Persit diharapkan tidak hanya membuat bazar menjadi tempat pemenuhan kebutuhan pokok, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkenalkan produk masyarakat dan keluarga prajurit.

“Tujuan utamanya adalah untuk menyediakan harga sembako yang terjangkau bagi masyarakat dan juga event untuk mendekat dengan masyarakat,” tutupnya.

(Ln/adv19/kukar)

Share:

Facebook
Telegram
WhatsApp
X

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *