merah hitam putih modern berita terkini banner youtube

Sudah Jadi Sekda, Neneng Pastikan Audit Inspektorat Soal Mobil Dinas Pemkot Tetap Berjalan

img 20260403 wa0006
Neneng Chamelia Shanti, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Samarinda. (Foto: mell/Kaltimvoice.id)

KALTIMVOICE.ID, SAMARINDA — Proses audit terhadap penggunaan mobil dinas di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda dipastikan tetap berjalan meskipun Neneng Chamelia Shanti kini telah resmi dilantik sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) oleh Wali Kota Samarinda, Kamis sore kemarin, (2/4/2026). Neneng adalah Kepala Inspektorat Samarinda sebelum menduduki puncak jabatan ASN di Kota Tepian.

Pelantikan Neneng menjadi sorotan di tengah proses audit penyewaan mobil dinas tamu VIP Wali Kota Samarinda yang nilainya disebut mencapai sekitar Rp160 juta per bulan. Perpindahan posisi ke Sekda disebut tidak mempengaruhi jalannya proses review yang saat ini masih berlangsung.

“Review itu tugas inspektorat, bukan tugas saya pribadi. Jadi kalau misalnya saya bergeser seperti ini, review tetap jalan,” ujar Neneng Chamelia Shanti kepada awak media.

Ia menegaskan, seluruh proses pemeriksaan tetap berjalan sebagaimana mekanisme kelembagaan yang berlaku di Inspektorat. Tidak ada pekerjaan audit yang dihentikan hanya karena terjadi pergantian jabatan. “Tidak ada yang di-stop. Bukan hanya pekerjaan review atau audit saja, tetapi pekerjaan lainnya juga. Jadi tetap berjalan seperti biasa,” bebernya.

Neneng menjelaskan, sebelum dirinya dilantik sebagai Sekda, Inspektorat telah lebih dulu menerbitkan surat tugas pelaksanaan review dengan durasi kerja selama 15 hari. Saat ini proses pemeriksaan tersebut masih berjalan dan ditargetkan segera rampung dalam waktu dekat. “Nah, mudah-mudahan nanti segera bisa selesai, optimis ya satu minggu ke depan selesai,” ujarnya.

Ia menambahkan, hasil review nantinya tetap akan disampaikan kepadanya dalam kapasitas sebagai Sekda. Posisi barunya di Sekretariat Daerah justru dinilai akan memudahkan proses tindak lanjut terhadap rekomendasi yang dihasilkan dari pemeriksaan tersebut.

Proses audit yang berjalan saat ini, kata dia, merupakan bagian dari upaya memastikan penggunaan fasilitas pemerintah tetap sesuai dengan ketentuan serta prinsip akuntabilitas pengelolaan anggaran daerah. “Nanti kan hasilnya tetap disampaikan ke saya, selaku Sekda kota Samarinda. Jadi bisa segera menindaklanjuti nanti hasil rekomendasinya.” pungkas Neneng. (mell)

Share:

Facebook
Telegram
WhatsApp
X

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *