merah hitam putih modern berita terkini banner youtube

Diskominfo Kaltim Koordinasi Provider, Antisipasi Lonjakan Penggunaan Data Internet Saat Lebaran

tower bts
Ilustrasi menara seluler. (ist/https://nobelriggindo.co.id/

KALTIMVOICE.ID, SAMARINDA–Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Timur memastikan kesiapan infrastruktur jaringan internet di seluruh wilayah Kalimantan Timur guna menghadapi lonjakan traffic selama periode mudik dan libur Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah (2026).

Kepala Diskominfo Kaltim, Muhammad Faisal menyatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi intensif dengan para penyedia jasa internet (provider) dan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) untuk menjamin kualitas layanan maksimal bagi masyarakat.

Faisal menjelaskan bahwa lonjakan traffic internet merupakan hal yang pasti terjadi setiap hari besar keagamaan. Namun, hal ini dipandang sebagai peluang sekaligus tanggung jawab bagi penyedia layanan.

“Kami sudah berkoordinasi dengan sekitar 24 provider di Kaltim, termasuk Telkomsel, Indosat, Icon+, dan lainnya. Mereka biasanya sudah standby untuk memberikan layanan maksimal, karena traffic tinggi juga berarti peluang keuntungan bagi perusahaan mereka,” ujar Faisal saat diwawancarai awak media di Samarinda, Kamis (12/3/3036) kemarin. 

Sebagai bagian dari pelayanan publik, Pemprov Kaltim menyediakan fasilitas WiFi gratis di desa melalui program Gratispol Internet Desa. 

Salah satu fokus utamanya adalah memastikan masyarakat di tingkat desa tetap bisa menikmati akses internet selama masa libur panjang. Faisal menegaskan bahwa kuota internet untuk program Internet Desa tetap disalurkan tanpa gangguan.

“Meskipun hari libur, kuota internet desa tetap jalan. Kami berharap kepala desa tetap menyalakan perangkat WiFi-nya agar masyarakat sekitar bisa memanfaatkan fasilitas tersebut, minimal di area sekitar kantor desa,” imbuhnya.

Hingga saat ini, program internet gratis tersebut sudah menjangkau 802 desa di Kalimantan Timur, dengan sisa 39 desa yang sedang dalam proses pemasangan tahun ini guna mencapai target total 841 desa.

Menutup keterangannya, Faisal mengimbau masyarakat untuk bijak dalam menggunakan internet agar tidak boros pulsa atau kuota. Selain itu, ia mengeluarkan peringatan keras terkait maraknya upaya penipuan yang menyasar kantor desa.

“Ada laporan penipuan tagihan internet bulanan di beberapa desa. Saya tegaskan, program Internet Desa dari Pemprov Kaltim ini gratis dan tidak ada tagihan ke kantor desa, kecamatan, maupun kabupaten. Kontrak dilakukan langsung oleh Diskominfo Kaltim dengan provider secara tahunan,” tegas Faisal.

Dengan koordinasi yang matang antara pemerintah dan penyedia layanan, diharapkan aktivitas digital masyarakat Kaltim selama merayakan lebaran dan mudik tahun ini dapat berjalan lancar tanpa kendala teknis yang berarti.  (*)

sumber: kaltimprov.go.id

Share:

Facebook
Telegram
WhatsApp
X

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *