merah hitam putih modern berita terkini banner youtube

Samarinda Berangkatkan 1.024 Jemaah Haji Terbanyak di Kaltim, Calhaj Termuda 17 Tahun, Tertua 88 Tahun

img 20260406 wa0005
Para jemaah haji mengikuti kegiatan pelepasan dan manasik haji terintegrasi tingkat Kota Samarinda di GOR Segiri, Minggu (6/4/2026).

KALTIMVOICE.ID, SAMARINDA — Jumlah jemaah calon haji asal Kota Samarinda pada musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya. Tahun ini, kuota jemaah mencapai 1.024 orang dan menjadi yang terbanyak di Kalimantan Timur.

Peningkatan kuota tersebut menjadi kesempatan besar bagi masyarakat yang telah lama menunggu antrean keberangkatan. Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda pun memastikan seluruh tahapan persiapan keberangkatan jemaah berjalan sesuai jadwal.

Andi Harun menyampaikan peningkatan kuota tersebut menjadi kabar baik bagi calon jemaah haji asal Samarinda. “Alhamdulillah tahun ini Samarinda mendapatkan kuota terbanyak di Kalimantan Timur, yaitu sebanyak 1.024 jemaah,” ujarnya usai pelepasan sekaligus manasik haji tingkat Kota Samarinda di GOR Segiri, Minggu (6/4/2026).

Dari total 1.024 jemaah tersebut, rentang usia calon jemaah cukup beragam. Kepala Seksi Pelayanan dan Fasilitas Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah Kementerian Haji dan Umrah Kota Samarinda, Muhammad Djuni, menyebut jemaah tertua berusia 88 tahun atas nama Saleha, sedangkan jemaah termuda berusia 17 tahun atas nama Muhammad Fahri yang berangkat menggantikan orang tuanya.

“Jemaah tertua berusia 88 tahun atas nama Ibu Saleha dan yang termuda 17 tahun atas nama Muhammad Fahri,” kata Djuni.

Ia menambahkan, tahun ini jemaah haji Samarinda diberangkatkan dalam lima kelompok terbang (kloter), dengan kloter pertama dijadwalkan berangkat pada 26 April 2026 menuju Madinah.

Selama proses keberangkatan, para jemaah akan memperoleh berbagai fasilitas pendukung, mulai dari dokumen perjalanan seperti paspor dan visa, gelang identitas, biaya hidup (living cost), konsumsi selama di embarkasi, hingga pembinaan manasik lanjutan sebelum bertolak ke Tanah Suci.

Selain dukungan fasilitas keberangkatan tersebut, Pemkot Samarinda juga memberikan perhatian tambahan kepada para jemaah melalui bantuan uang saku. Seluruh jemaah haji akan menerima tambahan sebesar 100 riyal per orang. Bantuan ini telah menjadi tradisi setiap musim pemberangkatan dalam beberapa tahun terakhir.

“Saya juga memberikan tambahan uang saku sebesar 100 riyal untuk seluruh jemaah. Ini sudah menjadi tradisi yang kami lakukan selama tiga sampai empat tahun terakhir setiap pemberangkatan haji,” kata Andi Harun.

Lebih lanjut, ia pun mengingatkan seluruh calon jemaah untuk menjaga kondisi kesehatan menjelang keberangkatan agar seluruh rangkaian ibadah dapat dijalankan dengan lancar. “Kami berharap jemaah tetap menjaga kesehatan sejak sekarang sampai nanti berangkat, agar seluruh proses ibadah haji berjalan dengan aman dan lancar.” pungkasnya. (mell)

Share:

Facebook
Telegram
WhatsApp
X

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *