KALTIMVOICE.ID, SAMARINDA – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Samarinda Utara resmi menerima Surat Keputusan (SK) kepengurusan PAC Samarinda Utara yang diserahkan langsung oleh Ketua DPD PSI Samarinda, David Jingga. Selain pengukuhan kepengurusan, acara turut diisi sesi serap aspirasi bersama masyarakat setempat pada agenda yang berlangsung di Sekretariat DPC, Jalan PM Noor Perumahan Tepian 11, Sabtu (6/12/2025) malam.
Sekretaris DPW PSI Kaltim, Yura Patton MC Arthur, menegaskan, konsolidasi struktur partai menjadi fokus utama jelang verifikasi faktual KPU pada 2027. Dari 10 kecamatan di Samarinda, PSI telah merampungkan delapan DPC. “Ini progres yang cukup baik. Target kita, 2026 seluruh struktur harus lengkap sehingga 2027 tidak lagi kewalahan seperti periode sebelumnya,” ujarnya.
Ia menyebutkan, PSI menerapkan sistem meritokrasi ketat dalam tubuh organisasi. Setiap DPC diwajibkan membentuk DPRT dan memenuhi indikator kerja (KPI) yang telah ditetapkan. “Kalau ketua DPC tidak aktif, ada mekanisme teguran hingga pergantian. PSI ini partai berbasis kinerja,” tegasnya.
Terkait tantangan partai, dirinya mengakui peralihan logo dari mawar ke simbol gajah membawa pekerjaan tambahan dalam sosialisasi. Meski begitu, ia menegaskan, filosofi antikorupsi dan anti-intoleransi tetap menjadi identitas PSI. Di sisi program, PSI Samarinda mulai menyusun rencana kerja lintas bidang yang bakal diluncurkan pada awal 2026.
Sekretaris DPD PSI Samarinda, Taufan Marselinus, menambahkan, bidang pendidikan dan ketahanan pangan menjadi perhatian khusus. Pihaknya menemukan banyak penyimpangan pada penyaluran bantuan pendidikan sehingga membutuhkan pengawasan lebih ketat.
“Harga beras yang terus naik juga menjadi keluhan masyarakat. Ada yang salah pada mekanisme pembelian gabah, itu yang kami pantau,” ujarnya.
Ia juga mencontohkan kolaborasi kader PSI di daerah lain, seperti Kutai Barat, yang terlibat pada pengembangan pertanian dan peternakan bersama pemerintah daerah. Menurutnya, target perolehan empat kursi di DPRD Samarinda pada 2029 masih realistis sepanjang perencanaan organisasi berjalan disiplin.
Ketua DPC PSI Samarinda Utara, Ifam Irwiyanto, menerangkan, program jangka panjang PSI Samarinda Utara di antaranya pelatihan fardu kifayah serta kegiatan gotong royong di tingkat RT. Selain memperkuat kedekatan dengan warga, program tersebut menjadi sarana memperkenalkan PSI secara konsisten.
Dirinya mengatakan, aspirasi masyarakat yang muncul, seperti kebutuhan edukasi perpajakan, akan ditindaklanjuti melalui sosialisasi langsung untuk mencegah misinformasi. Ia optimistis kepengurusan baru mampu memperluas jangkauan PSI di seluruh kelurahan Samarinda Utara. “Kami melihat kesiapan pengurus sudah baik. Harapannya PSI semakin dikenal dan berdampak positif bagi masyarakat,” pungkasnya. (yud)