merah hitam putih modern berita terkini banner youtube

Program Kaltim Peduli Salurkan Total Rp6,2 Miliar ke Bencana Sumatra

img 20260211 wa0034
Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Sri Wahyuni. (Foto: mell/Kaltimvoice.id)

KALTIMVOICE.ID, SAMARINDA — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui program “Kaltim Peduli” telah menyalurkan bantuan senilai total Rp6,2 miliar kepada tiga provinsi terdampak bencana di Indonesia. Penyerahan terakhir dilakukan ke Pemerintah Provinsi Sumatera Utara sebesar Rp1,2 miliar.

Sebelumnya, bantuan juga telah disalurkan ke Provinsi Aceh sebesar Rp3,9 miliar dan Sumatera Barat Rp1,1 miliar. Dengan demikian, total dana yang digelontorkan melalui program Kaltim Peduli mencapai Rp6,2 miliar.

Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Sri Wahyuni, menjelaskan bahwa program ini merupakan wujud kepedulian pemerintah dan masyarakat Kaltim terhadap saudara-saudara yang terdampak bencana di luar daerah.

“Sesuai mandat Pak Gubernur, kami menyerahkan bantuan terakhir Rp1,2 miliar ke Sumatera Utara. Jadi total bantuan yang sudah disalurkan mencapai Rp6,2 miliar,” ujar Sri Wahyuni, Rabu (11/2/2026).

Sri Wahyuni menekankan, bantuan yang disalurkan tidak hanya berasal dari APBD Kaltim, tetapi juga dari partisipasi aktif masyarakat, pengusaha, perusahaan, dan perangkat daerah. Hal ini menunjukkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam membantu korban bencana.

Ia menambahkan, pihak pemerintah provinsi yang menerima bantuan menyampaikan apresiasi yang tinggi. Mereka juga mendoakan agar Kalimantan Timur selalu terlindungi dari bencana. “Sudah kita serahkan kepada tiga provinsi, dan mereka menyampaikan terima kasih serta apresiasi. Mereka juga mendoakan agar Kaltim terhindar dari bencana,” ucapnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa setelah penyaluran ini, rekening donasi Kaltim Peduli akan ditutup sementara. Nantinya, rekening akan dibuka kembali jika ada kebutuhan donasi baru. “Setelah ini, maka rekening Kaltim Peduli akan kita tutup. Tidak ada lagi donasi sampai nanti akan kita buka lagi,” pungkas Sri Wahyuni. (mell)

Share:

Facebook
Telegram
WhatsApp
X

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *