merah hitam putih modern berita terkini banner youtube

Gratispol Sektor Kesehatan: CKG Go to School Jadi Andalan Deteksi Dini Masalah Kesehatan Pelajar

img 20251120 wa0006
Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, Jaya Mualimin.(ns/kaltimvoice)

KALTIMVOICE.ID, SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terus memperluas implementasi program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Go to School sebagai bagian dari sub-program kesehatan Gratispol. Inisiatif ini bertujuan memastikan seluruh pelajar di berbagai jenjang memperoleh layanan pemeriksaan kesehatan dasar secara teratur dan menyeluruh.

Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, Jaya Mualimin, menyampaikan bahwa cakupan program kini telah merata di seluruh wilayah. Layanan pemeriksaan diberikan mulai dari sekolah dasar hingga sekolah menengah atas. “Seluruh sekolah sudah kami jangkau. Dari SD, MTs, madrasah, hingga SMA, semuanya sudah mendapatkan layanan pemeriksaan,” ujarnya pada Kamis (20/11/2025).

Melalui program ini, setiap siswa mendapatkan pemeriksaan kesehatan yang lebih komprehensif. Selain pengukuran kadar hemoglobin melalui pengambilan sampel darah, pemeriksaan juga mencakup checklist kesehatan untuk mengidentifikasi potensi kelainan darah seperti hemofilia.

Jaya menegaskan bahwa instrumen checklist merupakan komponen penting dalam proses penapisan. Siswa diperiksa riwayat keluarganya, riwayat mimisan, hingga kecenderungan mudah mengalami memar sebagai indikator awal.

“Kami mendata seluruh gejala, baik riwayat keluarga maupun kondisi fisik siswa. Pemeriksaannya mencakup tekanan darah, denyut nadi, pemeriksaan jantung, serta pengukuran lingkar lengan kiri,” jelasnya.

Untuk memastikan kegiatan berlangsung secara konsisten, jaringan Puskesmas di seluruh kabupaten/kota dikerahkan melakukan kunjungan rutin ke sekolah. Petugas melakukan pemeriksaan sesuai jadwal yang disesuaikan dengan kebutuhan di masing-masing wilayah.

Di beberapa sekolah, guru yang telah mendapatkan pelatihan dasar turut dilibatkan dalam proses skrining awal.Para guru membantu melakukan checklist sebelum tim kesehatan melanjutkan pemeriksaan lanjutan. “Kami juga memanfaatkan guru yang sudah mengikuti pelatihan agar pemeriksaan awal dapat dilakukan lebih cepat dan efisien,” kata Jaya.

Dengan sinergi antara tenaga kesehatan dan sekolah, Pemprov Kaltim berharap deteksi dini masalah kesehatan pelajar semakin optimal. Pemeriksaan berkala ini diharapkan membantu menemukan potensi gangguan kesehatan sejak awal sehingga dapat segera ditangani secara tepat. (Adv/DiskominfoKaltim/ns)

Share:

Facebook
Telegram
WhatsApp
X

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *