KALTIMVOICE.ID, MAHAKAM ULU – Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) memperkuat langkah menjaga ketahanan sosial dan nasionalisme masyarakat di wilayah perbatasan. Upaya tersebut dilakukan untuk mengantisipasi potensi kerawanan sosial lintas batas maupun gesekan horizontal di tengah keterbatasan aksesibilitas dan perbedaan kultur masyarakat.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Mahakam Ulu, Yason Liah, mengatakan salah satu langkah yang dikedepankan adalah memperkuat sosialisasi serta pendekatan informasi kepada seluruh elemen masyarakat, khususnya yang berada di kawasan perbatasan.
“Yang pertama pasti sosialisasi dan pendekatan informasi kepada semua elemen masyarakat, terutama di daerah-daerah perbatasan dan wilayah Mahakam Ulu secara keseluruhan,” ujar Yason.
Menurutnya, pemerintah juga akan meningkatkan peran berbagai pemangku kepentingan dalam menjaga kondisi sosial masyarakat. Di antaranya Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), tokoh lintas agama, pemangku adat, serta unsur masyarakat lainnya.
Yason menilai keterlibatan para pihak tersebut penting untuk menciptakan suasana yang kondusif sekaligus menjadi pengayom masyarakat di tengah keberagaman kultur dan tantangan geografis Mahakam Ulu.
“Artinya peningkatan peran stakeholder misalnya FKUB, kemudian lintas agama, kebudayaan, peran pemangku adat dan sebagainya, itu tetap kita kedepankan,” jelasnya.
Ia menegaskan, perbedaan kultur maupun keterbatasan aksesibilitas tidak boleh menjadi penghambat tumbuhnya rasa nasionalisme masyarakat Mahakam Ulu terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Menurutnya, sinergi antara pemerintah, tokoh agama, tokoh adat, unsur kebudayaan, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga integritas nasional, khususnya di wilayah yang berbatasan langsung dengan negara tetangga.
“Menjadi para pihak yang berpartisipasi sekaligus menjadi pengayom bahwa perbedaan kultur, kemudian keterbatasan aksesibilitas itu bukanlah suatu hambatan, munculnya rasa nasionalisme masyarakat Mahakam Ulu terhadap NKRI,” pungkas Yason. (mzhra/Adv11/mahakamulu)