merah hitam putih modern berita terkini banner youtube

Playground Ujoh Bilang Diresmikan, Bupati Mahulu: Dukung Terwujudnya Kabupaten Layak Anak

whatsapp image 2026 08 17 at 15.51.39
Papan peresmian Playground Ujoh Bilang oleh Bupati Mahakam Ulu Angela Idang Belawan, Senin (17/8/2026), sebagai fasilitas bermain bagi anak sekaligus mendukung terwujudnya Kabupaten Layak Anak. (Foto: Orys/Kaltimvoice)

KALTIMVOICE.ID, MAHAKAM ULU – Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) menyambut positif peresmian playground di Kampung Ujoh Bilang. Kehadiran fasilitas tersebut dinilai mendukung upaya pemerintah mewujudkan Kabupaten Layak Anak (KLA).

Bupati Mahakam Ulu, Angela Idang Belawan, mengatakan dirinya menyambut baik keberadaan playground tersebut, terlebih dirinya juga memiliki peran sebagai Bunda PAUD.

“Untuk peresmian playground ini, saya sangat senang. Pertama, karena saya memang merupakan Bunda PAUD. Kedua, dari bidang perempuan dan anak, kami juga memiliki target untuk mewujudkan Kabupaten Layak Anak,” ujar Angela, Senin (17/8/2026).

Menurutnya, keberadaan playground dapat menjadi salah satu pendukung dalam meningkatkan penilaian Mahakam Ulu dalam mewujudkan Kabupaten Layak Anak.

“Keberadaan playground ini akan membantu meningkatkan penilaian kita dalam mewujudkan Kabupaten Layak Anak,” katanya.

Angela juga mengapresiasi BUMK Ujoh Bilang yang telah memfasilitasi pembangunan dan membuka playground tersebut. Ia berharap fasilitas serupa dapat dikembangkan di kecamatan lainnya.

whatsapp image 2026 08 17 at 15.52.49
Bupati Mahakam Ulu Angela Idang Belawan bersama Wakil Bupati Mahulu Suhuk, S.E., berfoto bersama anak-anak usai peresmian Playground Ujoh Bilang, Senin (17/8/2026). (Foto: Orys/Kaltimvoice)

“Kita tentunya akan mendorong beberapa kecamatan untuk melakukan hal serupa. Dengan adanya BUMK, saya rasa playground seperti ini bisa menjadi contoh bahwa BUMK lainnya juga dapat mengembangkan fasilitas yang bermanfaat bagi masyarakat,” jelasnya.

Menurut Angela, pengembangan fasilitas publik seperti playground dapat dilakukan oleh BUMK lain selama memiliki niat dan kemampuan untuk menyediakan fasilitas yang bermanfaat bagi masyarakat.

Ia menjelaskan playground tersebut nantinya dikelola oleh BUMK dan merupakan milik Kampung Ujoh Bilang. Pendapatan dari pengelolaan fasilitas tersebut akan menjadi tambahan bagi pendapatan kampung.

“Playground ini akan dikelola oleh BUMK. Ini merupakan milik Kampung Ujoh Bilang,” ujarnya.

Angela menilai penerapan tarif atau pengelolaan secara komersial diperlukan untuk menjaga keberlangsungan fasilitas. Sebab, playground membutuhkan biaya pemeliharaan sekaligus dukungan untuk memastikan keamanan anak-anak yang menggunakan fasilitas tersebut.

“Kenapa nantinya dibuat secara komersial? Karena untuk pemeliharaan playground sendiri tentu membutuhkan dana. Selain itu, untuk memastikan keamanan anak-anak, dana tersebut juga dapat digunakan untuk mempersiapkan berbagai kebutuhan dengan baik dan matang,” pungkasnya. (mzhra/Adv24/mahakamulu)

Share:

Facebook
Telegram
WhatsApp
X

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *