merah hitam putih modern berita terkini banner youtube

Kolaborasi Hotel dan UMKM Warnai “The Spirit of Borneo”, Dorong Ekonomi Kreatif di Kaltim

img 20251031 wa0028
Gelaran The Spirit of Borneo: Creative, Culture, Iconic, menjadi ajang promosi dan edukasi UMKM Kaltim (yud.kaltimvoice.id)

KALTIMVOICE.ID, SAMARINDA – Sektor perhotelan di Kalimantan Timur mulai mengambil peran aktif dalam pemberdayaan ekonomi lokal. Hal itu terlihat dari terselenggaranya ajang The Spirit of Borneo: Creative, Culture, Iconic yang digelar di Lobi Ballroom Hotel Mercure Samarinda, Jumat (31/10/2025).

Kegiatan yang berlangsung selama empat hari, sejak 30 Oktober hingga 2 November 2025 ini, menjadi bukti sinergi antara dunia usaha dan pelaku ekonomi kreatif daerah. Melalui pameran UMKM, pertunjukan seni, dan workshop tematik, acara ini menghadirkan ruang kolaborasi yang mempertemukan seniman, pengrajin, serta pelaku usaha lokal.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala UPTD Pelatihan Koperasi DPPKUKM Kaltim, Ali Wardana, mengapresiasi langkah sektor perhotelan yang membuka diri bagi UMKM lokal. Menurutnya, dukungan seperti ini menjadi bukti nyata kolaborasi lintas sektor dapat memperkuat ketahanan ekonomi daerah.

“Kolaborasi seperti ini harus terus kita tingkatkan agar UMKM di Kalimantan Timur dapat berkembang dan memperoleh penghasilan yang lebih baik,” ucap Ali.

Ia menambahkan, kegiatan semacam ini tidak hanya menjadi ajang promosi produk, tetapi juga membuka jalan bagi kerja sama bisnis berkelanjutan. “Tadi kita lihat bersama, variasi produk yang dihasilkan sangat beragam dan memiliki kualitas bersaing. Ini membuktikan UMKM kita tidak kalah dengan daerah lain,” jelasnya.

Beragam produk unggulan turut ditampilkan dalam pameran The Spirit of Borneo, mulai dari kuliner khas hingga kerajinan dan olahan pangan lokal. Selain itu, pengunjung juga bisa mengikuti pelatihan pengemasan produk, strategi pemasaran digital, serta sesi berbagi inspirasi bersama pelaku usaha sukses asal Samarinda.

Menariknya, kegiatan ini juga dirangkai dengan sosialisasi dan pendampingan pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) Kementerian Hukum dan HAM Kanwil Kaltim. Upaya ini bertujuan memberikan perlindungan hukum sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal.

Ali berharap, inisiatif seperti ini dapat menginspirasi lebih banyak pihak swasta agar turut serta pada pemberdayaan ekonomi masyarakat. “Jika UMKM kita tumbuh, otomatis ekonomi Kalimantan Timur ikut bergerak. Inilah bentuk nyata sinergi antara dunia usaha dan pemerintah,” pungkasnya. (yud)

Share:

Facebook
Telegram
WhatsApp
X

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *