merah hitam putih modern berita terkini banner youtube

HUT ke-16 SMK Medika Samarinda Hadirkan Artis Nasional, Dorong Lahirnya Musisi Muda

img 20260113 wa0051
Kepala SMK Medika Samarinda, Mus Mulyadi dan Ary Goliath (yud/kaltimvoice.id)

KALTIMVOICE.ID, SAMARINDA – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-16 SMK Medika Samarinda berlangsung meriah dan istimewa. Dalam rangkaian kegiatan bertajuk Ramayana Fair, sekolah ini menghadirkan sejumlah artis nasional untuk menghibur sekaligus memberikan inspirasi kepada pelajar dan masyarakat Kota Samarinda.

Kepala SMK Medika Samarinda, Mus Mulyadi, mengatakan perayaan tahun ini sengaja dikemas berbeda dengan menghadirkan hiburan musik terbuka untuk umum. Salah satunya dengan mendatangkan Ari Goliath, musisi asal Jakarta, serta artis Dangdut Academy 7 (DA7) Indosiar dan DJ Pehol dalam beberapa malam pertunjukan.

“HUT SMK Medika yang ke-16 ini sangat spesial karena kami menghadirkan artis dari Jakarta untuk menghibur. Ini bukan hanya untuk keluarga besar SMK Medika, tetapi menjadi hak warga Kota Samarinda,” ujar Mus Mulyadi, Selasa (13/1/2026).

Ia menjelaskan, seluruh rangkaian hiburan dalam Ramayana Fair digratiskan bagi masyarakat sebagai bentuk pengabdian sekolah kepada lingkungan sekitar.

“Kami ingin berbagi. Apa yang kami miliki, termasuk kemampuan finansial, kami sumbangkan ke masyarakat. Bukan dalam bentuk uang, tetapi dengan menghadirkan artis-artis untuk menghibur warga,” katanya.

Dirinya menegaskan kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran dan pengalaman nyata bagi siswa, khususnya di bidang musik. Menurutnya, industri musik memiliki potensi besar dan bisa menjadi sumber penghasilan di masa depan.

“Anak-anak tidak hanya mendapatkan hiburan, tapi juga pengalaman dunia musik. Musik itu industri, dan bisa menghasilkan pundi-pundi uang,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, SMK Medika selama ini telah mencatatkan banyak prestasi di bidang olahraga dan akademik. Namun, pengembangan di bidang musik dinilai masih perlu diperkuat. Karena itu, pihak sekolah berencana membuka kelas khusus musik, bahkan tidak menutup kemungkinan membuka jurusan seni musik di masa mendatang.

“Ini embrio ke depan. SMK Medika bukan hanya di bidang kesehatan dan teknologi, tapi juga akan berkembang menjadi sekolah musik. Saat ini kami sudah punya studio band lengkap dengan pelatih biola, drum, gitar, dan vokal,” ungkapnya.

Di bidang prestasi, SMK Medika Samarinda tercatat meraih juara nasional futsal, mengantarkan alumninya ke tim nasional, hingga menembus liga profesional. Prestasi lain juga diraih di bidang sepak bola, infografis, e-sports Mobile Legends, lari maraton, hingga keterlibatan siswa pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Kaltim.

Sementara itu, Ary Goliath mengapresiasi undangan dari SMK Medika Samarinda dan berharap kehadirannya dapat memotivasi siswa untuk berkarya di industri musik.

“Semoga kedatangan saya bisa menginspirasi siswa-siswi SMK Medika untuk lebih kreatif dan berkembang di industri musik,” ujarnya.

Ia juga menyoroti tantangan industri musik di era kecerdasan buatan (AI). Menurutnya, teknologi tidak bisa dilawan, namun kreativitas manusia harus tetap menjadi inti dalam berkarya.

“AI itu jadikan sarana pendukung saja. Karya harus lahir dari diri kita sendiri. Tetap kreatif, jangan bergantung sepenuhnya pada teknologi,” tegas Ary. (yud)

Share:

Facebook
Telegram
WhatsApp
X

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *