KALTIMVOICE.ID, SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mengambil langkah proaktif untuk menjaga stabilitas ekonomi daerah di tengah ketidakpastian global dan tekanan fiskal nasional. Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, menegaskan bahwa pihaknya telah menjalin koordinasi intensif dengan Kementerian Keuangan Republik Indonesia sebagai bagian dari strategi mitigasi terhadap dampak turbulensi ekonomi. “Ini yang sedang kita usahakan,” ujarnya, Rabu (12/11/2025).
Ardiansyah, menegaskan, upaya tersebut tidak berhenti pada tataran wacana, tetapi sudah dalam proses implementasi nyata.
Koordinasi tersebut difokuskan untuk merumuskan kebijakan dan dukungan fiskal yang tepat sasaran, terutama dalam menjaga daya beli masyarakat dan memastikan ketahanan ekonomi lokal tetap terjaga. “Beberapa daerah juga sedang berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan,” ungkapnya.
Langkah Kutim sejalan dengan strategi pemerintah pusat yang mendorong sinergi antara daerah dan kementerian teknis guna memastikan stabilitas ekonomi nasional. Menurut Ardiansyah, komunikasi dan kerja sama lintas level pemerintahan menjadi kunci dalam menghadapi kondisi ekonomi yang fluktuatif.
Ia menambahkan, berbagai langkah antisipatif juga tengah disiapkan, termasuk penyesuaian kebijakan daerah dan efisiensi dalam penggunaan anggaran agar tidak terjadi ketimpangan fiskal. Ia optimistis bahwa strategi ini akan membuahkan hasil positif pada tahun mendatang.“Mudah-mudahan tahun depan turbulensi yang ada itu mungkin sedikit,” ujarnya.
Dengan pendekatan kolaboratif ini, Pemkab Kutim menunjukkan komitmen kuat untuk memastikan bahwa daerah tetap tangguh menghadapi tekanan ekonomi global, sekaligus menyiapkan fondasi pemulihan yang lebih stabil bagi masyarakatnya. (adv/diskominfokutim/yud)