KALTIMVOICE.ID, SAMARINDA – Pengendara yang melintas di kawasan Simpang Cermai, Samarinda, diminta meningkatkan kewaspadaan menyusul penyempitan badan jalan akibat pengerjaan proyek drainase. Rekayasa lalu lintas diberlakukan mulai 24 Agustus hingga 4 September 2026.
Penyempitan terjadi di sekitar depan Bank BTN, Jalan RE Martadinata, Simpang Cermai. Selama pekerjaan berlangsung, satu ruas jalan digunakan untuk dua lajur dengan arus kendaraan yang diatur dari kedua arah.
Untuk kendaraan yang bergerak dari arah Kantor Gubernur Kaltim menuju luar kota, pengaturan dilakukan dengan menyesuaikan ruang jalan di titik pekerjaan. Kendaraan roda dua maupun roda empat masih dapat melintas, namun pengendara diminta mengikuti arahan petugas dan memperhatikan kondisi jalan.
Pekerjaan tersebut merupakan bagian dari lanjutan peningkatan saluran drainase sub sistem Jalan Pasundan, yang mencakup pembangunan drainase dari Jalan Gunung Cermai menuju Sungai Mahakam. Proyek ini memiliki saluran sepanjang sekitar 197,7 meter dan secara keseluruhan ditargetkan rampung pada 11 Desember 2026.
Kepolisian mengingatkan masyarakat untuk tetap berhati-hati selama rekayasa berlangsung. Pengendara juga diminta mengurangi kecepatan dan tetap fokus, mengingat ruang jalan yang menyempit di sekitar lokasi pekerjaan. (mell)
