KALTIMVOICE.ID, KUBAR – Isu kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) mulai menimbulkan kekhwatiran sebagian masyarakat di sejumlah wilayah. Pemicunya adalah konflik di Timur Tengah yang menyebabkan kapal tanker pengangkut bahan baku BBM masih tertahan di selat Hoemuz.
Guna menjamin rasa aman serta memastikan ketersediaan serta kelancaran distribusi bahan bakar minyak (BBM) di wilayahnya, jajaran Satuan Samapta Polres Kutai Barat melaksanakan patroli rutin ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
Patroli tersebut dilakukan sebagai upaya preventif dalam mengantisipasi potensi kelangkaan BBM sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif. Dalam kegiatan itu, personel Sat Samapta melakukan pengecekan stok BBM, memantau antrean kendaraan, serta berkoordinasi langsung dengan petugas SPBU.
Selain melakukan pengawasan, petugas juga memberikan imbauan kepada pengelola SPBU agar senantiasa memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat. Pihak SPBU juga diminta untuk segera melaporkan kepada kepolisian apabila terdapat kendala distribusi maupun gangguan keamanan di lapangan.
“Patroli tersebut merupakan bagian dari langkah pencegahan guna memastikan kebutuhan BBM masyarakat tetap terpenuhi serta situasi wilayah tetap aman,” ungkap Kasat Samapta Polres Kutai Barat, Iptu Nurman Syarip, S.H.(*)
Humas Polda Kaltim