KALTIMVOICE.ID, BALIKPAPAN – Respons cepat ditunjukkan tim SAR gabungan dalam operasi evakuasi nahkoda KM Samarinda Fishing yang mengalami gangguan kesehatan saat berada di perairan Pulau Balang Balangan, Selat Makassar, Minggu (17/5/2026).
Operasi evakuasi nahkoda KM Samarinda Fishing dilakukan setelah korban bernama Salman (41) dilaporkan kehilangan kesadaran saat sedang melaut bersama dua rekannya.
Korban diketahui berangkat memancing sejak Kamis (14/5/2026). Namun, pada Minggu pagi sekitar pukul 06.30 WITA, kondisi Salman mendadak menurun dan tidak sadarkan diri ketika berada di atas kapal.
Situasi darurat tersebut segera dilaporkan oleh salah satu rekannya, Honey Kumakauw, ke Kantor SAR Balikpapan. Menerima laporan itu, tim rescue langsung bergerak melakukan evakuasi nahkoda KM Samarinda Fishing dengan mengerahkan kapal Rigid Buoyancy Boat (RBB) milik Basarnas.
Tim Rescue Kantor SAR Balikpapan berhasil melakukan intercept terhadap kapal KM Samarinda Fishing di koordinat 1°39’31.1″S 117°08’34.0″E.
Dalam proses evakuasi nahkoda KM Samarinda Fishing, korban berhasil dipindahkan ke kapal penyelamat dan langsung mendapatkan penanganan medis awal dari tim kesehatan Basarnas. Setelah diperiksa, kondisi korban dinyatakan stabil.
Selanjutnya, tim SAR menuju Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Manggar. Korban tiba di dermaga pada pukul 12.20 WITA dan sempat direncanakan dirujuk ke rumah sakit untuk penanganan lanjutan.
Koordinator lapangan Kantor SAR Balikpapan, Nur Ngalim, mengatakan kondisi Salman terus membaik selama perjalanan menuju daratan. “Saat perjalanan menuju dermaga, kondisi korban berangsur membaik. Saat korban menyatakan kondisinya sudah stabil, korban minta diantarkan ke rumahnya,“ ujar Nur Ngalim usai operasi di Dermaga TPI Manggar.
Keberhasilan operasi ini membuat seluruh unsur SAR gabungan mengusulkan penutupan operasi pada pukul 12.35 WITA. Operasi ini melibatkan sejumlah unsur, di antaranya Tim Rescue Kantor SAR Balikpapan, Brimob Polda Kaltim, Polairud Polda Kaltim, MDMC Balikpapan, Info Bencana, serta anak buah kapal KM Samarinda Fishing.
Sejumlah sarana pendukung juga dikerahkan untuk memastikan evakuasi nahkoda KM Samarinda Fishing berjalan lancar, mulai dari Rescue Car, Rigid Buoyancy Boat Basarnas, ambulans MDMC Balikpapan, perangkat komunikasi, perlengkapan SAR air, hingga peralatan medis. Keberhasilan operasi ini kembali menunjukkan kesiapsiagaan tim SAR gabungan dalam merespons kondisi darurat di perairan Kalimantan Timur. (*/)