merah hitam putih modern berita terkini banner youtube

Layani Arus Mudik Lebaran, Dishub Kaltim Pastikan Kapal Penuhi Standar Keselamatan Pelayaran

img 20260316 wa0051
Kepala Dinas Perhubungan Kalimantan Timur, Yusliando, dan jajaran melakukan kegiatan ramp check di salah satu dermaga di Kota Samarinda. (kaltimprov.go.id)

KALTIMVOICE.ID, SAMARINDA– Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Timur melaksanakan kegiatan ramp check kapal di Sungai Mahakam sebagai langkah memastikan keselamatan dan kelayakan operasional angkutan sungai saat arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah,. Pemeriksaan ini meliputi kelengkapan alat keselamatan seperti life jacket, kondisi kapal, serta kesiapan awak kapal dalam memberikan pelayanan yang aman bagi para penumpang.

Ramp check dilakukan untuk memastikan setiap kapal yang beroperasi memenuhi standar keselamatan pelayaran sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan lebih aman, nyaman, dan tertib. Keselamatan penumpang menjadi prioritas utama dalam mendukung kelancaran transportasi sungai di wilayah Kalimantan Timur.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh operator kapal dan awak kapal dapat terus meningkatkan disiplin terhadap standar keselamatan sehingga transportasi sungai di Sungai Mahakam tetap menjadi moda perjalanan yang andal bagi masyarakat, khususnya pada momentum mudik Lebaran.

Salah satu lokasi yang menjadi fokus pemeriksaan adalah Dermaga Mahakam Ulu di Samarinda. Dermaga tersebut merupakan salah satu jalur penting transportasi sungai yang menghubungkan sejumlah kabupaten dan kota di Kalimantan Timur, terutama wilayah yang masih mengandalkan jalur perairan sebagai akses utama mobilitas masyarakat.

Kepala Dinas Perhubungan Kalimantan Timur, Yusliando, mengatakan kegiatan ramp check dilakukan sebagai langkah antisipasi menghadapi lonjakan pergerakan masyarakat selama periode mudik Lebaran.

“Ramp check ini kami lakukan untuk memastikan armada dalam kondisi baik untuk beroperasi. Kami juga mengecek kondisi pengemudi, mulai dari kesehatan, narkoba hingga tingkat kelelahan,” ungkap Yusliando, Minggu (15/3/2026).

Ia menjelaskan bahwa pemeriksaan tidak hanya berfokus pada kondisi fisik kendaraan maupun kapal, tetapi juga mencakup kesiapan sumber daya manusia yang mengoperasikannya. Pengemudi maupun awak kapal harus dipastikan berada dalam kondisi sehat dan tidak berada dalam pengaruh zat berbahaya saat menjalankan tugas.

“Keselamatan penumpang menjadi prioritas utama. Karena itu, kami ingin memastikan kendaraan maupun kapal yang beroperasi benar-benar memenuhi standar kelayakan serta dikemudikan oleh pengemudi yang siap secara fisik maupun mental,” ujarnya.

Yusliando menambahkan, kewenangan Dinas Perhubungan Kalimantan Timur dalam kegiatan pengawasan transportasi terutama berada pada terminal tipe B serta sejumlah simpul transportasi yang berada di bawah pengelolaan pemerintah provinsi. (*)

sumber: kaltimprov.go.id)

Share:

Facebook
Telegram
WhatsApp
X

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *