KALTIMVOICE.ID, SAMARINDA – Setelah melewati proses panjang revitalisasi, kini Pasar Pagi Samarinda bersiap menapaki tahap operasional. Namun, bukan hanya kios dan bangunan yang tengah disiapkan, melainkan juga sistem parkir yang digadang menjadi tolok ukur profesionalisme pengelolaan pasar modern di ibu kota Kaltim itu.
Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda dipercaya menata ulang seluruh sistem parkir agar sesuai dengan wajah baru Pasar Pagi. Total ada 814 ruang parkir yang disediakan, terdiri atas 105 petak untuk mobil dan 709 petak untuk motor, dirancang untuk mengakomodasi lonjakan pengunjung yang diprediksi meningkat tajam setelah pasar beroperasi penuh.
Kepala Dishub Samarinda Hotmarulitua Manalu menegaskan pihaknya tak sekadar menyiapkan lahan parkir, melainkan membangun tata kelola yang tertib dan transparan. “Kita harus memastikan sistem parkir berjalan profesional, digital, dan tertib sehingga kapasitas yang ada bisa termanfaatkan secara maksimal,” jelas Manalu, Senin (6/10/2025).
Sebagai bentuk keseriusan, Dishub tak bekerja sendirian. Mereka berkoordinasi dengan Bapenda, Dinas Perdagangan, serta Bagian Pengadaan Barang dan Jasa untuk merancang seleksi operator parkir dengan metode beauty contest.
Skema ini memungkinkan calon pengelola, baik dari skala lokal maupun nasional, mempresentasikan kemampuan dan penawaran kerja sama secara terbuka.
Manalu menyebut, aspek penilaian tak hanya pada nominal kontribusi, tetapi juga pada rekam jejak dan sistem digitalisasi yang ditawarkan. “Penilaiannya nanti berbobot, mulai dari kepatuhan pajak, digitalisasi sistem, hingga pengalaman dan portofolio. Target kami, pengelolaan parkir di Pasar Pagi bisa jadi model transparansi dan profesionalisme,” ujarnya.
Proses seleksi ini juga diharapkan melahirkan pengelola yang mampu menjaga ketertiban dan efisiensi di area dengan mobilitas tinggi. Dishub menargetkan seluruh perangkat parkir elektronik dan infrastruktur pendukung rampung sebelum November, bertepatan dengan penempatan pedagang di kios baru.
Manalu yakin, jika sistem parkir berjalan sesuai rencana, maka Pasar Pagi bukan hanya menjadi pusat perdagangan rakyat, tetapi juga simbol tata kelola perkotaan yang modern di Samarinda. “Selasa depan rencananya operator parkir akan kami undang. Tim penilai akan dibentuk dengan SK Wali Kota, diketuai oleh Sekda,” pungkasnya. (ns)